Bisnis Asuransi Abal Abal

 Setiap orang yang belum menyadari pentingnya menabung sejak dini, akan mengalami masalah di Masa Depannya. Penurunan nilai mata uang (inflasi) sejak 30 tahun terakhir rata2 mencapai 10%, artinya uang Rp 5.000.000 saat ini pada 20 mendatang akan setara dengan Rp 25.000.000 ! Itupun belum ditambah lagi dengan faktor resiko penurunan kesehatan yang menyebabkan Bencana terhadap Keuangan Keluarga Anda.
Karena itu Masa Depan seseorang dipengaruhi oleh cara pengelolaan keuangan anda saat ini.

Dengan memiliki proteksi melalui produk asuransi diharapkan bisa memperkecil resiko kebangkrutan saat pensiun.

MLM ASURANSI ? 

Setahun belakangan ini muncul bisnis baru : MLM Asuransi alias Produk Asuransi di MLM-kan dengan sistem trinary (3 kaki) dan binary (2 kaki).

Sistem ini menawarkan beberapa kelebihan :

  1. Setiap member yang menabung sekaligus memperoleh hak bisnis
  2. Cukup dengan 3 kaki atau 2 kaki saja akan memperoleh penghasilan besar
  3. Sumber penghasilan mereka berasal dari kegiatan menonsponsori 2-3 orang plus bonus pasangan yang dibayar harian dengan perhitungan tertentu
  4. Reward / hadiah berupa gadget, mobil hingga rumah mewah

Tampaknya tidak berhenti di situ, sistem ini memberikan kesempatan bagi membernya untuk membangun bisnisnya (memasarkan produk tabungan unit link melalui kekuatan networking) tanpa melalui proses sertifikasi AAJI
BISNIS ASURANSI TANPA MASA DEPAN
Konsep pemasaran berjenjang atas produk asuransi dengan sistem binary atau trinary, menurut pendapat saya jelas BUKANLAH tergolong sebuah BISNIS, mengapa demikian ?

Pemerintah Republik Indonesia melarang setiap warga negaranya untuk melakukan kegiatan bisnis tanpa ijin, terutama bagi yang memasarkan produk Unit Link tanpa melalui proses sertifikasi terlebih dahulu. Karena hal ini akan menyebabkan kerugian bagi nasabah yang menyetorkan dana kepada perusahaan melalui agen asuransi yang tidak berijin. Konsep pemasaran melalui calo dalam jangka panjang akan meninggalkan bom waktu karena tidak jelas siapa yang harus melayani karena agennya bebas meninggalkan tanggung jawabnya.
Anehnya perusahaan asuransi tutup mata atas masalah ini, yang penting uang masuk walaupun jelas melanggar aturan negara. 

Bisa jadi dengan hadirnya perusahaan asuransi yang mewadahi sistem pemasaran ilegal seperti ini menggunakan jurus aji mumpung daripada sulit mendapatkan premi cara apapun akan ditempuh.

Ataupun bisa berarti perusahaan asuransi seperti ini tidak memiliki good will terhadap para nasabahnya, setelah menerima premi nasabah karena marketernya tergolong calo maka perusahaan bebas memperlakukan para nasabahnya sesuka hatinya, dengan alasan macam2 sehingga klaimnya tidak akan dibayarkan.

SETALI TIGA UANG
Saya tidak bisa memahami logika berfikir teman-teman saya yang giat memasarkan produk seperti ini. 

Justru dengan memasarkan tanpa proses Sertifikasi adalah sebuah Peluang dan Keunggulan ?

Hampir 90% leader tertinggi proyek ini adalah mantan pelaku bisnis MLM yang sebenarnya mereka paham esensi dari bisnis tanpa ijin. Kalau di industri MLM kondisi ini sama dengan memasarkan Produk tanpa Ijin Balai POM, YANG PENTING BERKHASIAT DAN BONUS BESAR, soal ijin bukan urusan yang utama. 

Akibatnya, jika terjadi keluhan dari para konsumennya, dengan segera mereka lari tunggang langgang dan menumpahkan segala masalahnya kepada perusahaan yang memasarkan produk.

Menurut saya antara perusahaan yang secara sengaja memasarkan produknya tanpa ijin POM dan distributor MLM yang memasarkan produknya, MEMILIKI PORSI YANG SAMA dalam persoalan moralitas dan profesionalisme kerja.

Kembali kepada topik asuransi MLM, jika pada ujungnya nanti akan ditertibkan oleh pemerintah persoalan sertifikasi AAJI bagi agen yang memasarkan, maka bagaimana bisa jaringan yang telah terbentu menghasilkan penghasilan Long Term karena sudah harus ditutup duluan?
Sudah terlalu banyak bukti dan fakta yang mendukung hal ini, tetapi tetap saja para Oportunis Bisnis Abal-Abal bersembunyi dibalik statemen kuno, “Mumpung ini masih baru, dan mumpung anda adalah orang awal ini ada peluang bagus. yang penting bisa join duluan, segala urusan akan beres. Kalo saatnya sudah tiba, harus cepat keluar sebelum perusahaannya tutup”

Hasil Besar Tenaga Kurang : Peringkat Untuk Tidak Dicapai

Jika anda memperhatikan marketing plan yang ditawarkan (anda bisa search melalui google) saya menilai peringkat yang dibuat nampak akal-akalan saja, membuat peringkat untuk TIDAK BISA DICAPAI!

Untuk memperoleh reward Rumah Mewah senilai 2 milyard melalui bisnis MLM Asuransi rumusnya adlah mampu memiliki 1 juta agen asuransi yang memiliki tabungan dgn komposisi 500.000 kiri : 500.000 kanan? Sedangkan pertumbuhan agen asuransi di Indonesia sejak 1980 hingga 2015 baru satu perusaah yang mampu mengakumulasi jumlah agen asuransi sebesar 150.000 itupun membutuhkan waktu selama tidak kurang dari 20 tahun.

Memiliki mobil mercy senilai Rp 500-600 juta membutuhkan 100.0000 agen ?

Semoga para pelaku bisnis ini dapat memahami bahwa terdapat perbedaan antara meraih impian dengan meraih khayalan.

Dapatkah sebuah perusahaan asuransi memiliki 1.000.000 agen? Saya akan dengan lantang menjawab BISA, jika seluruh agen yang terlibat didukung oleh Regulasi yang jelas alias memiliki ijin sertifikasi untuk menghindari kesalahan dalam memasarkan produk asuransi (miss selling), mengingat produk asuransi adalah tergolong produk janji atas sebuah peristiwa yang terjadi nanti seperti sakit kritis dan resiko meninggal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: