Bagaimana membuat Prospek Join tanpa diminta ?

  

Dia yang antusias

Dia yang terbakar

Dia bekerja keras bersama anda atau tetap jalan tanpa anda

Dalam setiap sesi presentasi, prospek akan menghadirkan segala macam keberatan dan alasan apapun untuk mengatakan “tidak” jika pola presentasi anda salah.
Di dalam benak prospek, apapun yang dikatakannya adalah pasti benar, maka tugas anda adalah membuat bisnis anda seakan-akan idenya berasal dari prospek anda?

Mengapa demikian? Selama idenya seakan-akan bersumber dari prospek anda, maka hal itu dianggap benar. Simple kan?

Bagaimana Caranya ?
Terdapat 4 kunci sebagai tahapan yang harus anda lalui 

1. Melt The Ice, di tahap ini anda sedang menjual diri anda, menjual company anda, menjual kredibilitas pilihan anda terhadap peluang perusahaan, dan segala hal yang dapat anda jual untuk membangun image positif prospek terhadap kehadiran anda.

2. Find the hot button, di tahap kedua ini akan cukup banyak melibatkan emosi prospek. Bisa jadi dalam sesi ini prospek anda mengekspresikan rasa kecewa, tersudut, semangat, tertekan bahkan bisa jadi marah, tentunya bukan marah karena anda tapi marah terhadap dirinya sendiri.

Mengapa emosi itu penting ?

People who have strong emotional reasons for joining, will be motivated to make, it work!

Rumus Penting : 

setiap orang akan termotivasi oleh salah satu dari dua hal ini yaitu meraih kenyamanan atau menghindari penderitaan.

9 Faktor Motivasi Utama
Mengapa partner bisnis kami di Allianz bersedia dengan suka hati dan penuh antusias untuk bergabung dalam Univision, terdapat 9 faktor motivasi :

  1. Tambahan Penghasilan
  2. Kebebasan Finansial
  3. Memiliki usaha sendiri
  4. Memiliki waktu luang lebih banyak
  5. Program pengembangan kepribadian dan membangun karakter
  6. Membantu orang lain 
  7. Memiliki kenalan baru dan banyak teman
  8. Program Pensiun Nyaman melalui program Tapro
  9. Meninggalkan warisan yang berharga dan bermakna

Pada saat hal ini kita diskusikan saat sesi follow up kami menemukan bahwa :
Tidak setiap orang memiliki alasan yang sama dengan diri anda, jika prioritas utama anda memiliki kebebasan finansial bisa jadi orang lain tergerak oleh alasan memiliki tambahan penghasilan. 

Dalam sesi follow up Anda tidak bisa “memaksakan” kepada orang lain apa yang penting bagi anda jika mereka tidak menginginkannya. 

Komunikasi follow up anda akan efektif jika anda menghindarkan diri dari Asumsi atas kebutuhan prospek. Walaupun asumsi anda benar karena anda sudah mengenal prospek anda lebih lama, tetapi masalahnya adalah idenya bukan berasal dari prospek anda.

Bagaimana Cara Mengetahui Faktor Motivasi Utama Prospek Anda ?
1. Anda membutuhkan alat peraga yang bisa dilihat secara visual mengenai 9 hal di atas. Anda bisa menuliskannya di atas kertas seukuran kartu nama atau ukuran apapun bebas terserah anda.

2. Tahap kedua : Ajukan pertanyaan sederhana kepada prospek anda

Bagaimana contohnya :

“Pak, apakah anda mengetahui mengapa rekan-rekan kami bergabung dalam Bisnis System Allianz? Boleh saya sharingkan ?”

5 Solid Gold Question

Ada 5 pertanyaan utama yg perlu sedikit anda hafalkan urutannya, jangan dibalik2 ! Pertanyaan ini akan memberikan hasil yang optimal atas pemetaan skala mental prospek anda .

  
Apa saja pertanyaan tersebut : 

  1. Menurut anda mana yang menjadi nomor 1 nya?
  2. Mengapa hal itu penting bagi anda ?
  3. Apa konsekuensi nya jika hal itu tidak tercapai dalam 2 tahun mendatang atau resiko seperti apakah yang anda alami jika hal itu tdk tercapai ?
  4. Mengapa anda kuatir atas hal itu ?
  5. Apakah anda sudah menemukan caranya ?

Kembali kepada topik di atas, bagaimana contoh aplikasinya ?

Ini saya punya list Faktor Motivasi Utama mengapa mereka join ( sambil anda tunjukkan listnya), jadi ada kawan kami yg mengutamakan memiliki pendapatan tambahan sbg yg paling prioritas untuk 2 tahun mendatang dibandingkan lainnya, adapula yg berbeda, kira-kira menurut anda sendiri selama 2 tahun mendatang mana yang no.1 jika semuanya penting?”

Prospek : biarkan prospek menjawab apapun .. selanjutnya lanjutkan pertanyaan anda secara berurutan seperti di atas (5 Solid Gold)

“Mengapa memiliki tambahan penghasilan itu penting bagi anda?”

“Apa dampak yang akan terjadi dalam kehidupan anda sampai 2 tahun mendatang anda tidak mempunyai tambahan penghasilan ?”

“Apa yang anda cemaskan dengan tidak adanya penghasilan tambahan? siapakah yang akan menjadi korban atas hal ini?”

“Setelah anda menceritakan kepada saya, apakah sudah anda temukan solusi yang nyata dan pasti atas hal ini? Apakah anda sudah menemukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: