Jebakan seorang “leader”

  
Pembodohan Terselubung

Berdasarkan pengalaman saya menekuni bisnis berbasis jaringan selama 20 tahun dan dua tahun terakhir di dalam industri asuransi, terdapat beberapa pernyataan yang menyesatkan dari seorang yang dianggap “leader” dalam komunitasnya.

Pernyataan yang dikemukakan melalui forum terbuka atau sesi diskusi beberapa tidak sepenuhnya memiliki landasan yang akurat, bahkan banyak yang dipengaruhi oleh alasan emosional dan sarat dengan kepentingan tersembunyi.

Saran saya, bersikaplah kritis dengan motivasi yang benar ingin belajar dari kesuksesan seseorang. Sikap kritis ditunjukkan dengan kemauan untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menanyakan secara langsung kepada sponsor aktif pada saat konsultasi. 

Tentu saja bukan dengan memilih sikap ekstrim seperti : mempertanyakan (mempertanyakan adalah hal yang berbeda dengan bertanya), asal membantah tanpa dasar atau mengatakan setuju padahal di dalam hati menolaknya.

Berikut ini adalah statemen menyesatkan saat menawarkan sebuah peluang bisnis : 
1. Tidak perlu merekrut orang, tidak perlu jualan, tidak perlu pertemuan-pertemuan, tidak perlu kerja, tidak perlu alat-alat bantu, tidak perlu belajar.
Setiap perusahaan besar selalu menyediakan sarana pendidikan bagi para pelakunya terlebih lagi jika produk yang ditawarkan tergolong produk janji seperti asuransi. 

Bagaimana mungkin anda bisa membangun bisnis besar jika segalanya anda lakukan sendiri ? Merekrut orang baru pada dasarnya adalah sebuah jalan mengembangkan diri anda sendiri karena anda memimpin orang baru dalam kerangka hubungan bisnis jangka panjang, di dalamnya membutuhkan skill mengenai berhubungan dengan karakter manusia yang beragam, semakin banyak anda merekrut orang baru semakin efektif kualitas kepemimpinan anda.

2. Cukup dua orang saja anda sukses.
Model ini persis dengan sistem Binary (2 kaki) dalam pohon jaringan. Tidak pernah saya jumpai hanya dengan 2 orang saja mereka sukses besar, jika ada itu hanyalah keberuntungan 1:1000 orang. Dua kali merekrut bertemu dengan orang tepat. 

Tetapi faktanya, mereka yang mengalami hal ini tidak memiliki level pengaruh cukup dalam terhadap 2 orang yang direkrut termasuk ratusan orang di dalam grup bisnisnya. 

Pahamilah bahwa tujuan utama sebuah bisnis berbasis manusia tidak semata mata mengejar profit.

Dari beberapa model bisnis berbasis jaringan yang pernah saya geluti, model binary murnilah yang paling sering bermasalah, karena kelangkaan support system bahkan cenderung tidak terlalu diperlukan, perusahaannya mengalami overpay hingga terpaksa gulung tikar, problem leadership karena kelangkaan figur suri teladan dalam membangun tim, kekacauan sistem koordinasi, serta beban pembinaan pada grup yang tidak proporsional. (khusus topik ini akan saya tuangkan dalam artikel yang berbeda)

3. Saya akan membangun bisnisnya untuk Anda, Anda tinggal duduk-duduk saja menerima hasilnya.

Ini adalah sebuah kebohongan. Jika anda pernah mendengarnya kemungkinan besar ada maksud yang tersembunyi yang merugikan diri anda sendiri. 

Hubungan anda dengan tim di bawah anda adalah setara, saling menghargai karena memiliki peluang yang sama untuk sukses. Tim di bawah anda bukan atasan anda, dan anda bukan pembantu mereka walaupun anda ingin membantunya berhasil. 

Membantu tidak sama dengan pembantu, bukan?

4. Saya akan gratiskan segala biaya untuk Anda.

Menggratiskan segala biaya justru akan menjerumuskan anda dalam posisi yang lemah. Jika sebuah bisnis dibangun dengan investasi yang besar bagaimana bisa para pelakunya memiliki standar ganda? 

Apa dampaknya jika hal ini di duplikasi oleh ratusan tim bisnis di bawah anda? Siapakah yang harus membiayai biaya yang muncul secara wajar, misalnya biaya sewa gedung, perjalanan, buku-buku, biaya cetakan, atau cd audio book ? Anda atau sponsor anda ?

Meminta anda tidak perlu membayar selamanya sama hal dengan menganggap anda tidak mampu memiliki organisasi bisnis yang besar.

5. Daftar saja sekarang untuk mengunci posisi awal atau agar tidak ketinggalan oleh orang lain.

Kebanyakan leader suka bisnis yang masih baru untuk memberi kesempatan bagi dirinya menjadi yang pertama.

Tetapi apa gunanya menjadi orang awal, jika anda tidak membangunnya? Parahnya kalimat ini dikatakan oleh leader gadungan ini kepada setiap orang yang ditemuinya ? Mungin saja anda adalah orang awal yang layak ditipunya

6. Anda tidak perlu menghadiri pertemuan-pertemuan!

Dengan alasan apapun pertemuan adalah dasar sebuah kesuksesan di bisnis berbasis jaringan.

Perhatikan pula bisnis konvensional adakah bisnis tanpa rapat ? Ini hanya kata-kata konyol yang membuat anda menjadi pengusaha plonga plongo tidak tahu informasi terbaru.

Walaupun saat ini telah ada teknologi yang bisa menyampaikan pesan tetapi belum pernah saya temui kampus berskala internasional kuliah sukses tanpa tatap muka dengan para pembimbingnya. 

Teknologi tidak menghilangkan fungsi pertemuan, karena anda berbisnis dengan manusia bukan dengan robot. 

Tunjukkan kepada saya satu orang yang berhasil dengan cara ini? 

Bersediakah anda menyekolahkan anak anda dengan tanpa pertemuan tatap muka, dan langsung begitu saja memperoleh dapat nilai?

Manusia membutuhkan interaksi sosial, untuk tujuan saling memotivasi, menginspirasi dan memberi harapan akan masa depan yang lebih baik.

Anda bahkan wajib menghadiri pertemuan harian di kantor sejak pagi hingga sore jika masih mengharapkan gaji, kecuali anda hanya sekedar makelar atau freelancer kehadiran anda tidak terlalu dibutuhkan oleh pimpinan puncak organisasi. 

Milikilah cara pandang yang benar terhadap pertemuan.

7. Jadi agen tidak perlu menabung

Bisnis jaringan adalah sebuah desain organisasi yang membutuhkan kepemimpinan. Bagaimana mungkin anda bisa memberikan pengaruh yang baik jika penilaian orang lain terhadap anda adalah seperti seorang penjual kecap nomor satu? 

Anda perlu memiliki terlebih dahulu sebelum anda menceritakan kepada orang lain, dan hal itu membutuhkan believe yang kuat terhadap produk bisnis anda.

8Anda bisa lihat copy rekening bank saya yang memperlihatkan perolehan saya dari bisnis ini .
Sekali waktu melihatnya boleh saja tetapi hal ini tidak menjamin bahwa yang melihat rekening bank orang lain secara otomatis akan akan memiliki hal yang sama. Setiap kali bertemu prospek selalu rekening banknya yang ditunjukkan kepada prospek. Banyak cara yang lebih elegan dan bermartabat untuk memotivasi orang lain.

Cara itu hanya akan berhasil jika prospeknya lebih digerakkan oleh sejumlah uang yang diperoleh oleh sponsornya, itupun jika uangnya lebih besar dari prospeknya. 

Bagaimana anda tahu bahwa uang uang yang anda miliki nilainya lebih besar dari uang yang dimiliki oleh prospek anda ? Cara ini menurut saya agak kasar.

Bagaimana cara ini bisa diduplikasi oleh orang baru di dalam bisnis anda? Sedangkan dia belum memiliki bonus cukup besar karena masih baru memulai ?

Saya lebih percaya dengan apa yang dikatakan John C Maxwell dalam serial buku kepemimpinannya :

People dont care how much you know, but they will know how much you care

Pembodohan terselubung sering kali dilakukan karena mendahulukan keuntungan diri sendiri tanpa memperhatikan dampak jangka panjang bagi tim yang telah direkrutnya, memandang anda sebagai seorang obyek yang bisa menjadi Mesin ATM pencetak uang, kurang menghargai orang lain karena citra dirinya sendiri yang masih rendah 

Jadilah leader yang memiliki Prinsip : 

“Menggunakan Bisnis untuk Membangun Manusia bukan Menggunakan Manusia untuk Membangun Bisnis”


2 respons untuk ‘Jebakan seorang “leader”

Add yours

  1. Jurus jitu unt menjadikan modal dalam menjalankan bisnis ini (Univision), ternyata yg sdh menjalankan bisnis jaringan dibaca MLM pun masih belum tentu bisa memaknai arti sebenarnya di Bisnis system yg kita jalankan. Adalah hal yg cantik dan sangat bermakna kalo kita tidak menjadi orang yg sok pinter, tetapi yg terpenting adalah bagaimana kita bisa menjadi orang yg dipercaya oleh prospek shg prospek mau bekerja sama dengan kita/menjadi nasabah kita. Banyak hal yg saya harus belajar, terimakasih ilmunya sangat berguna buat saya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: