Mau Tinggal Dimana ?

  
Mau Tinggal Dimana ?

Dimana ingin tinggal mencerminkan jangkauan pikiran dan mental seseorang pada akhirnya.

Memilih bisnis untuk ditekuni mirip dengan pilihan antara hotel bintang 5 atau wisma short time.

Bisnis short time tidak membutuhkan komitmen apapun, asal sudah tercapai apa yang diinginkan walau sebentar pun juga boleh. 

Faktanya pelaku bisnis short time tidak mampu menahan godaan kesenangan sesaat, walaupun akan memanggul derita berkepanjangan, karena melukai orang2 terdekat termasuk mereka yang sudah menaruh harapan dan kepercayaan.

Penyesalan selalu datang belakangan !

Jika anda sedang memulai sebuah bisnis, tidak ada salahnya berbalik arah memilih bisnis yang sesuai dengan kompas batin anda. 
Saya banyak sekali ditawari peluang bisnis dan bonus yang begitu menggiurkan tapi jauh dari rasa ketenangan, entah karena manajemen perusahaannya begitu rapuh, tidak berijin, produk yang asal2an yang ujungnya harus merekrut teman terbaik untuk menjadi obyek penderita.

Jika ada peluang bisnis berkelas mengapa mengambil bisnis dgn resiko short time-an?

Anda yang baru akan memulai bisnis, pepatah yang tepat bagi anda jadikan “pengalaman kegagalan orang lain menjadi guru terbaik”. Anda tidak perlu mencobanya hanya untuk membuktikan bahwa hal itu merusak reputasi anda sendiri.

Saya bersyukur dapat bekerjasama dengan perusahaan Forbes dgn reputasi bisnis selama 125 tahun, seperti Allianz.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: