Mengapa Allianz Indonesia belum menjadi No.1 ?


Profile Allianz 
Allianz sebagai perusahaan terkemuka dunia, memiliki perangkat yang lebih dari cukup untuk menjadi no 1 baik di dunia ataupun di Inonesia.

Untuk menjadi nomor 1 di dunia Allianz sudah mampu membuktikan, sedangkan di Indonesia dalam kurun waktu tidak lama akan menyusul negara lainnya menjadi nomor 1 pula.

Untuk membuktikan Allianz dunia no.1 silakan anda googling di berbagai sumber, bagaimana ranking & reputasi Allianz di peringkat 2000 perusahaan raksasa dunia, rating Forbes-Fortune, kinerja equitas mereknya menurut Interbrand, tingkat kepuasan karyawan selama bekerja di Allianz, dll.

Mengapa Allianz di Indonesia belum menjadi No 1 ?

Ada beberapa alasan diantaranya Allianz hadir di Indonesia belakangan pada saat perusahaan lainnya sudah memiliki basis customer loyal, masuknya leader yang memiliki kapasitas mumpuni di bidang asuransi juga agak terlambat.

Alasan yang paling mendasar hingga saat ini adalah perbandingan jumlah man power Allianz sangatlah tidak berimbang. Jika di tahun 2014 tim agen pemasaran Allianz mencapai 18.000 orang sedangkan perusahaan yang menempati rangking 1 mencapai 150.000 orang agen.

8000 versus 150.000

Walaupun kalah dalam jumlah agen tidak berarti Produk yang diluncurkan bagi nasabah tergolong kelas dua, karena jika anda bersedia menyisihkan waktu untuk membandingkan lini produk Allianz dengan perusahaan lainnya anda terkejut karena tidak ada satupun yang lebih bagus dibandingkan Allianz.

Lihat saja dalam produk proteksi penyediaan dana cash sakit kritis, mana ada yang berani mengungguli? Saya sering berbicara dengan rekan kerja saya jika ada yang bisa lebih hebat dari Allianz saya bersedia jalan telanjang. Bayangkan menabung sejuta digaransi proteksi dana cash sakit kritis 1 Milyar plus uang pertanggungan 1 Milyar plus hasil nilai investasi yang begitu menggembirakan di tahun ke 20 dst.

Apa strateginya ? 

Salah satu strategi untuk membalik peta asuransi Indonesia, adalah dengan merubah pola kerjasama pemasarannya, dari sistem agensi berubah menjadi sistem bisnis.

Ide brillian ini tidak serta merta dilaunching begitu saja tanpa mempertimbangkan segala ekses yang akan muncul di belakang hari, mengingat praktek sistem keagenan sudah mengakar kuat sejak 10-20 tahun silam.

Beberapa personil Allianz yang belum terbiasa dengan inovasi cemerlang ini menjadi bingung, bimbang, kabur karena benar-benar harus belajar lagi dari awal sambil melepaskan paradigma lama : sistem keagenan.

Sistem edukasi pola lama juga harus menyesuaikan dengan platform sistem bisnisnya. Dari cara menyusun kurikulum edukasi, interval implementasi pengetahuan produk, cara mengemas informasinya serta sistem budaya yang akan diciptakan semuanya akan saling terkait.

Mengapa demikian? Karena konsekuensi dari Business System akan mendorong percepatan seorang agen baru bisa meraih peringkat puncak dari skema kuno 5 tahun dipangkas menjadi 1 bulan saja. Dari delta pertumbuhan agen baru yang rata-rata per tahun 100-200 orang bisa melejit menjadi puluhan ribu per tahunnya.

Jika perusahaan pesaing membutuhkan waktu lebih dari 15 tahun untuk memiliki 150 ribu agen, maka konsep business system Allianz akan memangkas dalam waktu 5 tahun saja dengan pertumbuhan yang terus melesat. Bisa jadi di suatu saat nanti jumlah agen asuransi Allianz mencapai 5-7  juta agen seperti bisnis multi level marketing.

Saat saya mengikuti bisnis multi level marketing tahun 1993 jumlah distributornya belum mencapai ratusan ribu, tetapi setelah pasarnya matang pada tahun 2000 an sekitar 10-15 tahun kemudian 1 perusahaan multi level bisa memiliki 7 juta distributor !

Kemajuan pertumbuhan distributor baru dipengaruhi pula oleh tingkat kematangan karakter para leader dan followernya serta teknologi sistem pendidikan yang dirancang sederhana agar mudah diduplikasi.

Belajar dari pengalaman masa lalu itulah, maka support system memegang peranan utama sebagai mesin penghasil agen baru dalam jumlah besar.

Walaupun industri MLM memiliki perbedaan karakter dari industri asuransi, tetapi prinsip untuk membangun dan memberdayakan potensi manusia pada prinsipnya memiliki kesamaan.

Univision : The First and The Fastest To Change Driver.

Univision telah hadir sebagai organisasi support system yang memberikan pelatihan dan mentoring bagi para anggotanya agar dapat meraih keberhasilan dalam bisnis dan mencapai kemenangan sebagai pribadi.

Bisnis yang digeluti oleh para anggota Univision adalah memasarkan produk unggulan dari Allianz sebagai salah satu Asset Manajemen dan Asuransi terbesar di dunia.

Seluruh anggota Univision merupakan agen asuransi yang telah memiliki lisensi dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia.

Univision didirikan sebagai wadah yang memberikan kualitas pendidikan terbaik dengan standart mutu pendidikan yang telah teruji bagi agen Allianz.
Sejak bergabung menjadi agen Allianz, maka para mentor Univision mulai memperlengkapi mereka / agen baru dan agen lama dengan sikap, mental dan pola berfikir yang dibutuhkan untuk membangun bisnis yang stabil dan profit. Sasarannya adalah mendorong setiap anggota tim untuk memiliki kemampuan dan keahlian untuk membangun jaringan bisnis yang besar, memasarkan produk Allianz, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang mampu menjalankan 7 kebiasaan sukses dan 3 system dasar Univision.

Fokus materi pelatihan, seminar dan program mentoring yang diselenggarakan Univision adalah melatih seorang Business Executive dan Business Partner Allianz untuk memiliki sikap mental sebagai seorang pemimpin dan pebisnis, anggota Univision tidak dilatih untuk menjadi agen asuransi yang memiliki kemampuan sebagai profesional financial consultant.
Menjadi seorang pebisnis berarti memahami kode etik sebagai seorang agen asuransi terbesar di dunia (Allianz) , memahami sasaran segmen pasar yang sedang dibidik, memiliki kapasitas mental untuk memimpin organisasi bisnis yang jumlahnya akan terus meningkat dari puluhan, ratusan, ribuan bahkan puluhan ribu Business Partner Allianz.

Meningkatkan jumlah anggota organisasi berarti meningkatkan kapasitas level mental kepemimpinan anggota organisasinya pula sehingga setiap anggota Univision mampu memimpin para pemimpin yang memiliki karakter, wawasan, status sosial yang beragam dalam kesatuan dan kebersamaan.

Seorang pebisnis yang profesional tentu memahami pentingnya memiliki basis nasabah yang loyal dan berdaya ungkit tinggi dalam jumlah yang besar.
Rumusan konsep pendidikan Univision adalah membangun sinergy antara dua sisi penting yaitu kecepatan dan kestabilan. Orientasi bisnis Anggota Univison adalah memiliki kecepatan atas pertumbuhan jumlah agen baru serta memiliki kestabilan pendapatan yang bersumber dari keyakinan para nasabah yang telah mempercayakan program proteksi asetnya melalui Allianz.

Misi Berikutnya adalah menjadi teladan dan kontributor positif bagi masyarakat luas di Indonesia melalui program kepedulian sosial

VISI
Memiliki kapasitas bisnis yang terus berkembang yang dibangun dari kekuatan impian dan integritas.

Menghadirkan lingkungan bisnis yang mengutamakan semangat persatuan, kesatuan, saling menghormati dan menguatkan karena didukung oleh sistem bisnis yang kokoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: