Anda selalu menyusut

resikoSemakin bisnis anda berkembang, seiring dengan berjalannya waktu semakin bertambah pula usia anda. Itu artinya tubuh anda semakin menyusut.

Penyusutan kondisi fisik anda semakin nampak menjelang usia 50 tahunan ke atas disebabkan oleh banyak faktor : makanan, gaya hidup tidak sehat, stress karena alasan ekonomi atau rumah tangga dan penurunan fungsi organ dan hormon dalam tubuh.

Didalam Ilmu Akuntansi dikenal pula dengan istilah penurunan nilai atau penyusutan dari sebuah aset yang mempunyai umur ekonomis yang lama. Aset yang mempunyai umur ekonomis lumayan lama adalah Aset Tetap dan Aset Tidak Berwujud.

Contoh Aset Tetap misalnya Tanah, Bangunan, Mesin, kendaraan dan yang lainnya dan contoh dari Aset Tak Berwujud adalah Hak Paten, Merk Dagang, Goodwill dan yang lainnya.

Semua Aset tersebut memiliki umur ekonomis dan mengalami penurunan nilai tiap saat. Nah penurunan nilai didalam Pengertian Akuntansi di kenal sebagai Penyusutan (depresiasi) untuk Aset Tetap dan Amortisasi (amortization) untuk Aset Tidak Berwujud.

Penyebab Utama Depresiasi Nilai Diri Anda

Penyebab utama penurunan nilai fisik diri anda yang sangat terkait langsung terhadap keuangan adalah potensi munculnya sakit kritis.

Menurut survey WHO 7 dari 10 orang di dunia mengalami sakit kritis dan 90% penduduk Indonesia sebelum meninggal akan mengalami sakit kritis dahulu sedangkan 10% nya meninggal secara alami karena tua.

Dapatkah anda menjamin bahwa 10 tahun mendatang pasti tidak terjadi resiko sakit kritis pada diri anda, anak, istri, mertua atau orang tua anda ?

Semakin bisnis anda meningkat diiringi dengan perolehan profit yang tinggi semakin menyusut pula kondisi fisik kita yang memungkinkan terjadinya sakit kritis.

Yang mengerikan terdapat jenis Sakit kritis yang tidak diawali oleh tanda-tanda di awal seperti serangan jantung dan kanker. Begitu terdeteksi sakit keadaannya sudah parah, terutama bagi anda yang tidak terlalu peka dengan perubahan di dalam diri atau jarang memeriksakan kondisi secara rutin (general check up).

Sakit kritis sudah menjadi gejala umum di dalam kelompok masyarakat kita sebagai penyumbang terbesar terjadinya resiko kebangkrutan.

Data di Indonesia pada tahun 2012 jumlah penderita sakit kritis mencapai 12 juta orang dan 40% nya menjadi bangkrut ekonominya.

resiko 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: