Alasan Bagong Menolak Asuransi (2)

kacara mata 2

AKAD ASURANSI YANG SAYA PAHAMI

“Begini ya Bagong, nampaknya ada perbedaan dalam melihat antara kamu dan aku.. mungkin kamu sering nang embong sih, itulah sebabnya kita tidak boleh menelan mentah-mentah apa kata seseorang”

“Bukan berarti jika ada yang memakai jenggot melarang asuransi, maka itu dianggap hukum yang harus dijalankan, karena saya juga mempelajari pandangan yang berbeda dari pemuka agama mengenai asuransi”

“Mari saya tunjukkan kembali akad kontrak penabungan saya di Allianz, paling ga pernah kamu baca ya, boleh saya tunjukkan ?”

AKAD ASURANSI YANG SAYA PAHAMI

Akad peserta asuransi adalah taawuni, takafuli melalui tabarru’. Setiap peserta sejak awal sudah setuju jika sebagian dari dananya disisihkan sebagai derma sosial yang dikelola oleh Allianz sebagai pengelola. Jika ada peserta lainnya yang mengalami musibah, maka diberikan dana santunan yang bersumber dari kumpulan dana sesama peserta (dana tabarru’)
Artinya jika dalam bulan ini, kita tidak mengalami musibah itu berarti menolong orang lain yang mengalami musibah.
Bukankah seperti ini yang diperintahkan oleh agama ?
Bukankah jenis tabungan seperti ini yang memberikan berkah ?
Pengelolaan dana tabarru’ diawasi oleh Dewan Syariah Nasional.

akad kontrak syariah
Dalam akad kontrak syariah dengan Allianz Syariah di atas dituliskan dengan jelas bahwa :
1. Saya menyatakan diri sebagai anggota kumpulan peserta asuransi syariah Allianz bersama dengan para peserta lainnya untuk saling tolong menolong (ta’awun) terhadap musibah yang mungkin dialami oleh satu seorang diantara peserta dan untuk itu saya bersedia membayar sejumlah dana tabarru’ sebagai dana ta’awun peserta.
2. saya menyatakan dan menyetujui, berdasarkan akad wakalah bil ujrah, memberikan kuasa kepada PT Asuransi Allianz Life Indonesia Cabang Syariah selaku wakil untuk mengelola dana resiko dan melakukan transaksi atas nama saya. Saya setuju membayarkan ujrah akuisisi dan pemeliharaan, ujrah pengelolaan resiko, ujrah administrasi dan ujrah lainnya sehubungan dengan transaksi polis sesuai dengan ketentuan yang berlaku
3. untuk ujrah pengelolaan resiko di atas, dipotongkan dari ujrah asuransi sebagai hak PT Asuransi Allianz Life Indonesia Cabang Syariah dengan besaran pemotongan ujrah dapat melihat pada polis
4. Saya mewakilkan kepada PT Asuransi Allianz Life Indonesia Cabang Syariah juga sebagai manajer investasi untuk melakukan transaksi investasi sesuai dengan jenis investasi yang saya pilih. saya setuju membayar ujrah pengelolaan investasi sesuai ketentuan yang berlaku kecuali untuk Allianz Tasbih dimana transaksi investasi dilakukan sepenuhnya sesuai pilihan pihak pengelola tanpa dikenakan ujrah
5. apabila saya menjadi peserta kumpulan asuransi Allisya Protection dan Allisya Protection Plus maka saya akan dibebaskan dari ujrah administrasi pada tahun pertama polis dan berkewajiban membayar iuran tabarru’ mulai bulan ke-13 sejak polis diterbitkan. kecuali untuk produk haji dimana iuran tabarru’ akan dibebankan sejak bulan pertama.
6. saya mengikhlaskan dan menyetujui pembagian surplus underwriting sebesar 60% kepada peserta, 20% kedalam rekening tabarru’ dan 20% kepada PT Asuransi Allianz Life Indonesia Cabang Syariah apabila terjadi defisit underwriting maka kekurangannnya menjadi tanggung jawab peserta sedangkan PT Asuransi Allianz Life Indonesia Cabang Syariah dapat meminjamkan sementara berdasarkan prinsip al’qardh (tanpa tambahan/bunga) untuk membayar maslahat (manfaaf) atas musibah yang terjadi di antara peserta yang akan dikembalikan dari surplus underwriting yang akan datang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: