Negative Mind

negative-mind

Seseorang yang memelihara cara berfikir dan menjalani hidupnya dengan persepektif negatif tidak akan pernah nyaman jika bertemu dengan pola hidup dan pemikiran yang positif dan penuh harapan.

Sumber pemikiran negatif bisa disebabkan karena banyak aspek, mulai dari lingkungan hidupnya, pendidikan masa kecil, cara berfikir yang terbalik, hingga kondisi perekonomian yang dimaknai secara sempit.

Sebagai agen asuransi, program yang anda perkenalkan sangat dekat dengan kosa kata keseharian yang disimpan oleh mereka ini, para penganut hidup penuh derita, tanpa harapan dan prasangka. Bukankah topik bahasan seputar resiko bangkrut, sakit, kecelakaan, cacat, Tua, dan Mati adalah topik yang paling sering mereka bicarakan dan mereka pikirkan ?

Jika anda memberikan solusi alternatif bagaimana dapat menghindari diri seseorang dari datangnya resiko, mengalihkan resiko, membagi resiko dengan orang lain, atau memindahkan resiko akan membuat mereka semakin resah? Kehadiran pemikiran anda hanya akan ‘mengganggu’ kestabilan keyakinan mereka bahwa hidup adalah beban dan penuh masalah?

Uniknya, cukup banyak para penganut Negative Mind ini yang mengaku hidupnya baik-baik saja.

BAGAIMANA MENGHADAPI ORANG NEGATIF

Hampir tidak ada yang bisa dilakukan jika bertemu dengan orang negatif ini, seperti halnya mereka bertemu dengan orang yang menjalani hidupnya dengan cara positif.

Mereka akan terheran-heran, mengapa bisa anda berfikir sedemikian optimis, bukankah faktanya tidak demikian? Mereka akan menjadi semakin curiga dengan sikap baik dan senyum manis anda. Tidak ada senyum manis jika tidak ada maunya. Selalu ada udang di balik batu.

Mungkin butuh lingkungan yang kondusif dan waktu panjang  untuk secara perlahan merubahnya atau hadirnya peristiwa yang luar biasa saja dapat merubah cara berfikirnya. seperti datangnya musibah yang bertubi-tubi atau sangat dahsyat sehingga dipaksa untuk berfikir terbalik, menjadi lebih positif.

Dalam aplikasi pemasaran 15% orang yang akan jumpai akan pasti menolak program asuransi, sebagus apapun teknik dan programnya. Sedangkan 15% orang yang anda temui justru langsung setuju meskipun teknik pendekatan anda kurang memadai. Sisanya 70% akan membeli atau tidak tergantung dari cara anda melakukan follow up.

Rumus sederhana bertemu orang negatif, adalah tambahkanlah hal-hal negatif dalam hidupnya. Hembuskanlah rasa takut kepadanya tanpa anda hadirkan solusi, termasuk asuransi. Tambahkan suasana lebih mengerikan atas hidupnya. Kalau perlu berikan gambaran negatif jika mereka memiliki asuransi.

Anda tidak usah memiliki asuransi, karena membayar preminya butuh waktu lama itu sangat berat. Untuk apa saya menawarkan anda asuransi, sedangkan hidup sudah cukup rumit saya tidak ingin menambah beban keuangan anda. Pendidikan buat anak, masa depan anak tidaklah perlu kita bahas sekarang nanti-nanti saja dicari jalan keluarnya, toh kita tidak tahu hidup kita nantinya seperti apa, tetap saja seperti ini atau malah lebih bangkrut. Janganlah mengotori hidup anda dengan pemikiran yang belum pasti terjadi, seperti sakit ataupun mati. Bukankah anak-anak akan mengambil kendali jika hutang yang kita ciptakan sekarang akan mereka bayar saat kita sudah di liang lahat? Untuk apa anda mengeluarkan uang untuk asuransi, sekarang saja sudah susah bukan? Tuhan tidak akan berdiam diri jika mengalami kebangkrutan ekonomi seperti yang sudah pernah anda alami. Saya tidak akan mengajak anda menjadi nasabah asuransi, karena perusahaan asuransi tidak tertarik dengan nasabah yang terlalu sering mengajukan klaim rawat inap.

Saat anda bertemu dengan orang negatif jadikanlah mereka sebagai sarana melatih kecerdasan lapangan anda, untuk semakin mendalami cara hidup dan berfikirnya. Perkuatlah dengan hal-hal buruk yang akan terjadi dalam hidupnya, karena mereka sudah terbiasa dengan hal itu.

Dan terakhir, syukurilah segala apa yang telah anda miliki saat ini, karena Tuhan begitu menyayangi anda dengan menjaga pikiran dan iman keluarga anda penuh dengan harapan kepada Nya..

Silakan mencoba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: