Seminar Bisnis Apa Efektif?

Seminar Bisnis ataukah Bisnis Seminar?

Mau cari income tambahan masih diminta datang seminar, kapan suksesnya?

Saya sudah sering datang, isinya gitu-gitu saja, tidak membuat perubahan apa-apa, justru malah keluar uang

Demikian konflik internal yang sering terjadi bagi para pemula industri jaringan, termasuk asuransi. Bukan hanya cuma seminar, malah trainingnya jumlahnya lebih banyak dibandingkan MLM.

Seringkali gara-gara keseringan ikut dan datang seminar yang diselenggarakan hingga larut malam, pasangan di rumah jadi ngambek dan protes.

Rekan-rekan, coba hitung berapa kali anda menghadiri seminar sejak dahulu hingga sekarang? Jika anda mengatakan jumlahnya banyak, coba hitung. Semakin jelas angkanya semakin mudah menganalisanya ” Apakah seminar bisnis masih efektif dan diperlukan untuk mencapai kesuksesan?”

Bahkan ada beberapa rekan leader MLM yang secara lugas menjelaskan sudah pada mental state bosan datang SEMINAR di bisnis asuransi karena selama di MLM tidak sesuai dengan komisinya.

Sekarang, Berapa kali anda menghadiri seminar tapi tidak merubah hidup anda ?

Sejak tahun 1993, saat saya mengawali karir di industri Network Marketing MLM mulailah saya mengenali keberadaan Seminar Bisnis dan Motivasi.

Jika saya menghitungnya, sejak 1993 sampai 2017  lebih dari 1000 kali seminar yang pernah saya hadiri termasuk yang saya selenggarakan sendiri termasuk pula seminar yang saya kelola sebagai panitia pelaksana.

Mengapa ada yang berubah dan ada yang tidak berubah setelah mengikuti seminar bisnis ?

Setidaknya terdapat beberapa alasan yang menjadi penyebabnya dan hal ini terbukti terhadap saya dan rekan-rekan saya seperjuangan.

  1. Datang Tidak Datang : semua leader jaringan tahu pertemuan terpenting adalah yang tidak dihadiri. Jikalau datang tidak pernah sampai tuntas. Bagaimana bisa memahami intisari sebuah buku bacaan jika ada sebagian bab pada buku tidak dibaca secara sengaja karena hilang ? Apakah kesimpulannya sama dengan yang membacanya utuh dan lengkap? Seminar juga sama dengan membaca buku.
  2. Mereka datang tapi tidak hadir. Seminar bisnis membutuhkan minat dan keterlibatan emosi. Di jaman seperti sekarang gadget sudah secara meluas terkoneksi dengan dunia luar maka hal ini menyebabkan terlalu banyak gangguan selama mengikuti seminar. Sambil seminar masih mengoperasikan hp, sambil seminar menulis dan membaca status media sosial atau melihat tayangan video yang sama sekali tidak berhubungan dengan topik seminar. Bagaimana mungkin memperoleh hasil yang maksimal? Jaman dahulu saat belum sesemarak sekarang mengenai gadget, karena biaya sms dan telepon masih mahal, gangguan nya bisa datang dari rumah atau pekerjaan. Atau sedang dirundung masalah. Dapatkah fokus menyimak esensi materi jika pikiran dan hatinya belum hadir ?
  3. Meresponnya berbeda. Meskipun sama-sama menyimak secara utuh, jika sikap mental pesertanya berbeda maka hasilnya juga berbeda. David J Swartz dalam bukunya Berfikir dan Berjiwa Besar menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki 2 tuan : Pertama, tuan bisa dan tuan tidak mungkin. Mana yang sering dihadirkan selama sesi seminar, itulah yang akan menjadi faktor pembedanya. Seorang pemenang bukanlah menerima hal yang berbeda tetapi mereka belajar untuk merespon secara berbeda dari setiap hal 
  4. Tidak mengambil keputusan apapun. Pahamilah bahwa hidup kita hari ini berasal dari keputusan yang diambil. Coba anda ingat kembali 2-3 tahun lalu keputusan apa yang anda sudah ambil? Jika tidak memutuskan sesuatu, itu sama dengan mengambil keputusan untuk tidak memutuskan apapun. Orang sukses membuat keputusan di setiap seminar. Sejak saya mengikuti bisnis jaringan saat itu saya memutuskan TIDAK AKAN BERHENTI jika tidak berhasil. Dan hasilnya, langkah saya menjadi lebih mudah. Tapi ada satu faktor lagi yang tidak boleh dilupakan pada point di bawah ini, karena keputusan saya tidak cukup untuk membuat saya sukses. Faktanya saya juga berhenti dari bisnis saya sebelumnya. Faktor apakah itu ?
  5. Tidak ada Burning Desire. Sukses membutuhkan semangat yang harus dijaga agar jangan sampai surut bahkan padam. Satu hal yang saya pelajari hingga hari ini,  soal mengikuti seminar bahwa “Saya menjadi gelisah jika ikut seminar, tapi tidak berhasil menemukan magic moment “. Apa tandanya ? Jika saat dan sesudah mengikuti seminar ada rasa berdebar, darah menggelegak, hati bergetar, ada perasaan serasa mau meledak itulah Burning Desire. Alasan kedua, dalam bisnis jaringan, manusia digerakkan oleh harapan dan keinginan bukan oleh data atau fakta. Contohnya, siapa yang tidak percaya bahwa olah raga menyehatkan badan ? Dan berapa banyak yang melakukannya? Jadi data saja tidak cukup. Sebelum memiliki keinginan yang kuat untuk berubah, maka melakukan sesuatu menjadi sesuatu yang mustahil. Jadi, anda harus memiliki energi panas yang cukup untuk bisa membakar orang lain. Membakar yang saya maksud adalah menggerakkan keyakinannya untuk melakukan sesuatu.
  6. Tidak fokus selama seminar. Poin ini serupa tapi tidak sama dengan penjelasan point di atas. Intinya, fokus berarti bukan hanya menggunakan satu indera tubuh anda saja. Mengikuti seminar bisnis atau seminar motivasi tidak cukup hanya menggunakan telinga dan mata saja. Tetapi pikiran, perasaan, kesehatan prima, memori masa lalu, ekspresi diri sendiri dan antusias orang lain yang menular menjadi sangat dibutuhkan. Bahkan ada pula hingga acara selesai sesama peserta saling memeluk, berjanji, meneteskan air mata dan teriakan semangat hanya ada di seminar motivasi industri jaringan. Sangat berbeda dengan seminar manajemen yang berisi penjelasan dan uraian penuh data tapi kosong dari makna dan harapan.

Masihkah Anda meragukan pentingnya seminar bisnis dan Motivasi untuk merubah diri anda?

Jika perasaan berubah lebih baik, pikiran akan mengikuti. Tindakan yang baik berasal dari pikiran yang jernih. Kebiasaan berasal dari tindakan yang dilakukan berulang-ulang. Nasib baik selalu menyertai siapa saja yang memiliki kebiasaan baik. Dan pada ujungnya seorang yang bernasib baik akan menemui takdir hidupnya yang penuh dengan kegemilangan dan kesuksesan.

Takdir anda dimulai dari seminar apa yang anda hadiri !

Sampai jumpa di seminar Univision : Live Today – The of Hope

 

2 respons untuk ‘Seminar Bisnis Apa Efektif?

Add yours

  1. Mantap!!!
    Saya pribadi sejak kenal bisnis jaringan, tidak begitu suka tuh ngadiri seminar2 yg diadakan oleh leader. Kalau pelatihan atau training itu baru saya suka ikut.
    Untuk semangat atau motivasi, saya cenderung dalam diri sendiri dan dari luar bukan dari seminar.
    Salam

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: