Jawaban Elegan Perusahaan No.1 Dunia : Allianz

Akhirnya, Press Release Allianz terbit juga setelah beberapa hari menjadi trending topik masyarakat Indonesia, menjadi viral di media sosial bahkan dimuat di koran dan berita nasional.

Wajar saja jadi berita, karena Allianz Indonesia kini menjadi The Best Insurance Company di Indonesia rating 1 tahun 2017 mengalahkan rival utamanya yang sering disebut kampung merah oleh kebanyakan agen asuransi. 

Semoga, penyebar berita dari pihak penggugat yang saat ini jadi numpang popularitas selebriti perusahaan asuransi kelas dunia tidak bernasib buruk, setelah berujar tidak pantas di media sosial dan WhatsApp ( tentu tidak penulis ungkap disini karena kurang etis), bukan hanya Allianz yang diserang bahkan lembaga payung seluruh perusahaan asuransi Indonesia AAJI juga dihujat pula. 

Mungkin pengacara pihak penggugat sudah gerah dengan hawa panas jakarta, merindukan kamar lembab di sel tahanan. Semoga tidak terjadi. 

Meskipun demikian proses hukum tetap berlangsung. Kita lihat saja ending dari perseteruan ini, siapa yang benar dan siapa yang salah ?

Jika Allianz MENANG itu tidak akan membuktikan apa-apa karena masyarakat dunia tidak perlu lagi diyakinkan apakah Allianz perusahaan yang memiliki reputasi ataukah tidak. Bagaimana bisa menjadi no.1 di dunia jika janjinya tidak pernah ditepati?

Jika Allianz KALAH itupun tidak membuktikan apa-apa, karena sangat wajar jika setiap warga negara menuntut haknya, semua orang memiliki hak sama di mata hukum. Hal itu akan memberikan kepastian hukum bagi agen dan nasabah untuk memahami bahwa asuransi adalah kontrak janji yang tertulis dan dilindungi oleh hukum, perusahaan wajib menggaransi pelaksanaan nya berjalan baik.

Sayangnya, klaim tuntutan pihak penggugat kurang relevan terhadap pokok perkaranya. Klaim tidak dibayar minta perusahaannya yang ditutup.

Jadi masalahnya apa? Merasa rugi karena haknya tidak dipenuhi atau karena unsur kebencian, sehingga harus hengkang dari Indonesia ?

Kalau anda merasa tidak disantuni secara batin oleh istri anda, dan menuntut istri untuk pergi dari rumah agar bisa ganti istri baru, aneh kan?

Kalau sudah gak cinta bilang saja !

Jika bos anda tidak bayar upahnya, anda menuntut ganti rugi dan demo kenapa anda menuntut perusahaannya yang ditutup? Jangan-jangan anda dapat titipan pesan dari bos lain?

Bagaimana jika pihak penggugat kalah? Itu akan membuktikan kepada masyarakat untuk belajar mempercayai sesuatu. 

Jangan samakan perusahaan asuransi dengan perusahaan “asu” mantan bos anda yang gak bayar THR atau upah bulanan. Karena syarat pendirian perusahaan asuransi di Indonesia sangatlah ketat. Bahkan setiap nasabah dijamin perlindungannya seandainya perusahaannya gulung tikar karena miss manajemen seperti Bumi Asih, Aken Life, Sewu Newyork Life, dll. Siapa yang mengambil peran ? Pemerintah Republik Indonesia.

Silakan anda baca peraturan perundangan pendirian asuransi di Indonesia. 

Belum lagi setiap agennya wajib mengikuti sertifikasi sebelum memasarkan produk unitlink dan proteksi. 

Mana ada perusahaan seketat ini? 

Perusahaan properti wajib ikut sertifikasi REI, hanya perusahaanya bukan agen pemasarannya. Perusahaan reksadana dan broker investasi si pialangnya yang wajib sertifikasi. Satu perusahaan palingan ada 2-3 orang saja dari ratusan tenaga marketing yang tidak berlisensi. Bagaimana dengan asuransi ? Semua agen wajib berlisensi bahkan jika menjual produk syariah ada sertifikasinya, produk asuransi umum ada sertifikasinya, jual produk jiwa konvensional ada sertifikasinya. 

Masih kurang ketat apa? Perlindungan konsumen 100% benar-benar dijamin. 

Portal pengaduan kepada OJK dibuka seluas-luasnya melalui waspada investasi. Setiap orang bebas mengadukan lembaga keuangan ( lembaga leasing, asuransi, perbankan) melalui SMS, email, Fax, telepon !

Para agen dan perusahaan asuransi diancam pasal hukum kurungan 5 tahun atau denda 2 Milyar jika miss selling atau dengan sengaja menjual produk asuransi dengan cara yang sesat atau menjanjikan sesuatu yang menyesatkan.

Mungkin karena segelintir orang beberapa kali ditipu atau menipu temannya sendiri sehingga trauma. Atau pernah ditipu investasi bodong atau penawaran yang sejenis sehingga dengan cepat berkata trauma. Padahal, sejak awal mereka ikut sudah tau bahwa perusahaan tersebut akan kolaps tapi karena yang penting berharap untung duluan sebelum tutup, akhirnya jadi korban.

Semoga penggugat atau pengacara kasus ini sebelumnya bukanlah korban Money Game yang mengajak manusia untuk memakan manusia.

Intinya, jika anda bukan siapa-siapa dan ingin terkenal di kota anda jangan bikin urusan dengan perusahaan asuransi deh! Bikin saja urusan dengan perusahaan karaoke, gugatlah mengapa micnya sering mati pas nyanyi lagu Rhoma Irama !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: