Bisnis Jaringan tidak butuh Viagra

TIPE PELAKU BISNIS JARINGAN :
Tipe 1 Gampang masuk gampang keluar.

Tipe 2 Susah masuk gampang keluar.

Tipe 3 Susah masuk susah keluar.

Tipe 4 Gampang masuk susah keluar. 
Anda tipe yang mana ?

Ke empat tipe di atas senantiasa dapat anda jumpai saat bersama prospek baru anda, bahkan bersama tim kerja yang anda duga mereka menjadi orang terhebat yang anda pernah miliki.

Seringkali membuat para leader putus asa di tengah jalan saat sedang giat membangun bisnis jika tidak mengenali ciri mereka yang sesungguhnya apalagi tidak memahami bagaimana seharusnya memperlakukan ke empat tipe di atas.

Setiap tipe memiliki karakter dan cara penanganan yang berbeda. Anda tidak memerlukan Viagra untuk membuat analisa yang Greng agar mampu mengenali tipologi manusia termasuk solusi praktisnya. 

Saya beri tahu jalan termudah dan tercepat!
Selalu ada solusinya jika anda mau mengatasinya. Come Join Us Univision Support System at Core Vision kali ini dilaksanakan hari Minggu tanggal 19 Nov 2017 – Hotel Narita Jl Barata Jaya Surabaya 
Syarat Peserta : Memenuhi Kualifikasi Core Person Univision.

Info detail hubungi saya via Inbox atau email
Jangan anda kira ini tentang “tipe pasangan yang anda cari”

Core Vision tidak membahas group bisnis anda berada pada tipe yang mana, Core Vision membahas tentang Bagaimana anda ingin menjadi? Bagaimana membuat orang lain bersedia melakukan apa yang anda inginkan, tanpa penolakan

Dari mana Asuransi Syariah mampu bayar klaim ?


SUMBER PEMBAYARAN KLAIM ASURANSI SYARIAH

Dana Tabarru merupakan sumber pembayaran klaim di dalam Produk Asuransi Syariah.

Kuncinya adalah pada kemampuan perusahaan dan kekuatan sales force agen dalam menghimpun sejumlah besar peserta di Indonesia.

Semakin banyak pesertanya serta semakin tinggi nilai iurannya maka semakin kuat perusahaan asuransi syariah untuk membayar Klaimnya. Ditambah pula dukungan reputasi perusahaan memegang peranan terpenting, seperti Allianz.

DANA TABARRU

Sebagaimana kita ketahui Dana Tabarru merupakan Dana Kumpulan dari seluruh peserta Asuransi Syariah yang dibayarkan secara bulanan dengan besar yang berbeda antara setiap Peserta sesuai dengan usia, jenis kelamin, pekerjaan, serta santunan yang diambil. Dalam Asuransi Non Syariah Tabarru dikenal sebagai Biaya Asuransi (Cost of Insurance).
Dalam 1 (satu) periode (1 Januari s.d 31 Desember) di setiap tahunnya jumlah pembayaran klaim tentunya selalu berbeda, hal ini juga berpengaruh terhadap jumlah Dana Tabarru di setiap akhir periode.
Sebagai contoh, dalam 1 (satu) periode Dana Tabarru terkumpul sebesar 50 Miliar, klaim yang dibayarkan dalam periode tersebut adalah 20 Miliar, maka terdapat Surplus Underwriting sebesar 30 Miliar.

FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL MUI

Sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) NO: 53/ DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Tabarru Pada Asuransi Syariah apabila terjadi Surplus Underwriting maka boleh dilakukan beberapa hal berikut:

1. Diperlakukan seluruhnya sebagai dana cadangan dalam akun tabarru, dengan kata lain 100% dari dana surplus akan kembali masuk ke Dana Tabarru

2. Disimpan sebagian sebagai dana cadangan dan sebagian lainnya diberikan kepada para peserta yang memenuhi syarat

3. Disimpan sebagian sebagai dana cadangan dan dapat dibagikan sebagian lainnya kepada perusahaan asuransi dan para peserta sepanjang disepakati oleh para peserta
Dalam hal ini, Allianz Syariah menggunakan pilihan nomor 3 (tiga) dalam hal terjadi Surplus Underwriting Dana Tabarru. Yaitu 20% dari dana surplus akan masuk kembali ke Dana Tabarru, 20% akan diberikan kepada Perusahaan Asuransi dan 60% lainnya akan dibagikan kepada Peserta Asuransi Syariah secara Pro Rata.

Allianz Bersyariah, Allianz Berkah

Blog di WordPress.com.

Atas ↑