Dari mana Asuransi Syariah mampu bayar klaim ?


SUMBER PEMBAYARAN KLAIM ASURANSI SYARIAH

Dana Tabarru merupakan sumber pembayaran klaim di dalam Produk Asuransi Syariah.

Kuncinya adalah pada kemampuan perusahaan dan kekuatan sales force agen dalam menghimpun sejumlah besar peserta di Indonesia.

Semakin banyak pesertanya serta semakin tinggi nilai iurannya maka semakin kuat perusahaan asuransi syariah untuk membayar Klaimnya. Ditambah pula dukungan reputasi perusahaan memegang peranan terpenting, seperti Allianz.

DANA TABARRU

Sebagaimana kita ketahui Dana Tabarru merupakan Dana Kumpulan dari seluruh peserta Asuransi Syariah yang dibayarkan secara bulanan dengan besar yang berbeda antara setiap Peserta sesuai dengan usia, jenis kelamin, pekerjaan, serta santunan yang diambil. Dalam Asuransi Non Syariah Tabarru dikenal sebagai Biaya Asuransi (Cost of Insurance).
Dalam 1 (satu) periode (1 Januari s.d 31 Desember) di setiap tahunnya jumlah pembayaran klaim tentunya selalu berbeda, hal ini juga berpengaruh terhadap jumlah Dana Tabarru di setiap akhir periode.
Sebagai contoh, dalam 1 (satu) periode Dana Tabarru terkumpul sebesar 50 Miliar, klaim yang dibayarkan dalam periode tersebut adalah 20 Miliar, maka terdapat Surplus Underwriting sebesar 30 Miliar.

FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL MUI

Sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) NO: 53/ DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Tabarru Pada Asuransi Syariah apabila terjadi Surplus Underwriting maka boleh dilakukan beberapa hal berikut:

1. Diperlakukan seluruhnya sebagai dana cadangan dalam akun tabarru, dengan kata lain 100% dari dana surplus akan kembali masuk ke Dana Tabarru

2. Disimpan sebagian sebagai dana cadangan dan sebagian lainnya diberikan kepada para peserta yang memenuhi syarat

3. Disimpan sebagian sebagai dana cadangan dan dapat dibagikan sebagian lainnya kepada perusahaan asuransi dan para peserta sepanjang disepakati oleh para peserta
Dalam hal ini, Allianz Syariah menggunakan pilihan nomor 3 (tiga) dalam hal terjadi Surplus Underwriting Dana Tabarru. Yaitu 20% dari dana surplus akan masuk kembali ke Dana Tabarru, 20% akan diberikan kepada Perusahaan Asuransi dan 60% lainnya akan dibagikan kepada Peserta Asuransi Syariah secara Pro Rata.

Allianz Bersyariah, Allianz Berkah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: