9 Salah Paham Agen Asuransi

misconceptionSetidaknya terdapat 9 salah paham agen asuransi yang menjalankan konsep Business System Allianz.

Tulisan ini berdasarkan pengalaman saya menekuni Business System Allianz sejak 2014 tentang miss persepsi agen asuransi tentang apa yang menyebabkan mereka gagal atau sukses.

SALAH PAHAM

1. Kondisi

Kondisi atau keadaan saya saat ini buruk tidak seperti orang lain, berbeda jika saya bergabung dan menjalankan bisnis ini di saat keuangan saya masih luang.

Ragam penghalang sukses yang mengkambinghitamkan kondisi atau keadaan bisa beragam segi.

FINANSIAL :

Ada yang menyalahkan kondisi keuangannya, kesehatan finansialnya, era masa keberuntungannya, memiliki tanggungan hutang yang masih menumpuk

FISIK

meliputi kondisi kesehatan fisiknya, usianya yang masih terlalu muda atau terlalu tua, kondisi tempat tinggalnya, jarak tempat tinggalnya

SOSIAL

sedang sibuk mengurusi sesuatu perkara, menjelang pernikahan, sedang mengurus keluarga yang sedang sakit, menjelang masa ujian anaknya, sudah tidak sepopuler dulu, kehabisan daftar nama, kekurangan kenalan

Intinya, jika mencari kondisi yang tidak sempurna akan selalu dapat dijumpai karena setiap orang tidaklah sempurna. Kondisi selalu berubah karena tidak ada yang abadi di dunia ini selain perubahan itu sendiri.

Bagaimana cara mengatasinya ? Justru ketidaksempurnaan itulah yang menjadi alasan saya mengapa saya memutuskan menjadi agen asuransi. Justru karena saya tahun 2013 mengalami kesulitan keuangan dan kepercayaan diri yang rapuh maka saya bergabung ke dalam bisnis yang luar biasa seperti Allianz.

Setiap orang sukses dan Leader hebat yang saya jumpai justru seringkali masuk dan berhasil pada saat kondisinya tidak baik. Karena jika kondisi anda saat ini sudah sempurna boleh jadi anda tidak lagi membutuhkan bisnis ini. Atau jika keadaan anda sudah sempurna maka tidak banyak orang lain yang bersedia bergabung dengan anda, karena pada prinsipnya Siapa orang yang anda sponsori adalah profil yang mirip dengan kondisi anda.

KEMIRIPAN AKAN MENARIK KEMIRIPAN

2. JOIN DULUAN. Sangat wajar orang lain berhasil karena dia sudah bergabung lebih lama daripada salah. Faktanya, orang besar di industri asuransi bukanlah orang yang pertama kali yang terdaftar sebagai agen asuransi. Ada banyak sekali mereka yang datang belakangan justru meraup sukses yang begitu gemilang.

Pemikiran ini sangat berbahaya jika dibiarkan.

3. GAGAL ITU JELEK.

Saya tidak akan meneruskan bisnis ini karena setiap upaya saya memprospek nasabah atau agen baru, tidak pernah sukses. Rasanya menjadi beban yang luar biasa jika saya gagal. Apa kata teman dan keluarga saya ? Daripada saya dipandang tidak baik lebih baik saya mundur perlahan dari bisnis asuransi.

4. UPLINE SAYA SUMBER KESUKSESAN.

Itulah sebabnya saya akan mencari upline yang paling sukses untuk bisa membina saya. Kalau perlu saya mencari akses khusus agar bisa bergabung dengan upline yang luar biasa.

Saya senang dan bersyukur jika tim saya mendoakan para upline dan mentornya sebagai seorang yang sukses. Cuma masalahnya, bahwa sukses gagal anda tidak disebabkan oleh kesuksesan upline anda. Berapa banyak para leader yang telah tercatat secara resmi oleh Allianz sebagai MDiT, seluruh direct rekruitannya tidak juga berhasil ?

Pemikiran seperti ini justru akan melemahkan diri anda sendiri, sebagai orang yang memiliki arti paling penting di mata keluarga anda dan tim anda.

5. DOWNLINE SAYA ADALAH SUMBER SUKSES SAYA.

Meskipun setiap pembangun jaringan setuju bahwa fokus utama kerja mereka adalah mencari orang tepat untuk disponsori, bukan berarti jika anda sudah memiliki downline yang hebat berarti secara otomatis anda berhasil. Bisa jadi anda akan gagal sebelum memulai.

Apa perbedaan anda dengan saya di bisnis Allianz ? Saya kehilangan orang lebih banyak daripada anda yang baru memulai. Itu diantaranya.

Apakah jika anda kehilangan orang terbaik anda maka secara otomatis anda gagal ? tentu saja tidak, bukan? Takut kehilangan downline justru menjadi sebab sumbatan komunikasi anda tidak berjalan dengan baik.

Karena bagaimana cara anda membantu downline anda berhasil jika anda tidak memahami prinsip kesuksesan harus dimulai dari diri anda dahulu ?

Tidak ada jaminan bahwa jika downline anda yang hebat dan anda merasa bukanlah siapa-siapa pasti akan membuat anda berhasil. Contohnya anda sebagai BP dan memiliki 5-10 orang agen direct dengan level sebagai BE yang memiliki grup besar dan skill handal. Tentu saja tidak sulit bagi 5-10 orang tim anda naik peringkat sebagai BP. Setelah peringkat anda sama dengan mereka, berapa orang yang tersisa sebagai unit anda ? Nol, bukan ? Dan apa yang terjadi di tahun mendatang ? Anda bisa jadi demosi menjadi BE

6. ANDA BEKERJA UNTUK DOWNLINE

Cobalah anda membaca dengan seksama buku bagus karya Eric Worre yang mengupas tuntas hal ini.

Kadangkala seorang leader bisa terjebak dalam hal ini. Karena mereka takut kehilangan downlinenya, maka tanpa sadar uplinenya berupaya untuk melindungi mereka dan memperlakukan downlinenya begitu istimewa, diservis sedemikian istimewa sehingga melupakan proses untuk belajar di bisnis ini.

Karena tanggung jawab untuk belajar di bisnis ini dapat diperoleh melalui pertemuan dan sarana belajar lainnya maka menganggap bahwa investasi tidak perlu dilakukan oleh downlinenya cukup uplinenya saja yang menyiapkan.

Mereka tidak perlu mengeluarkan uang untuk hadir di pertemuan, atau membeli tiket karena mengeluarkan biaya. Jika perlu para downline tidak perlu presentasi prospeknya, biarlah semuanya dilakukan oleh uplinenya. Cukup mereka duduk santai dan uplinenya yang mengerjakan semuanya .

Anda senang mendapatkan perlakuan seperti ini ? Wow, tentu saja. Dan apa yang terjadi ? 3 bulan mendatang anda akan hancur bersama downline anda yang tidak tahu apa-apa.

Jika anda ingin membangun organisasi bisnis yang besar dan terus bertumbuh, maka proses pembelajaran harus dilakukan bersama-sama oleh anda dan tim anda, tanpa terkecuali !

Saat anda mensponsori downline anda, tidak ada hutang piutang antara anda dengan tim anda. Anda dan saya tidak berhutang apapun dengan downline anda. Kita bergabung menjadi agen, dengan uang pribadi bukan dari downline.

Jika seorang leader memperoleh bonus karena berhasil membina timnya, itu bukanlah pemberian downlinenya. Tetapi mekanisme kerja di bisnis Allianz memang seperti itu. Jadi anda tidak perlu merasa memiliki beban moral jika menerima bonus karena bisa membantu dan mengembangkan tim anda.

Kadangkala ada downline yang berfikir bahwa penghasilan besar anda disebabkan karena kerja downline. Apa yang saya lakukan jika mendengar hal ini ? Maka saya akan temui mereka dengan sikap yang baik dan santun. Dan saya katakan kepadanya agar lebih baik jangan bergabung dalam tim saya sekarang dan nanti, sampai bisa merubah cara pandangnya.

Hubungan kerjasama antara upline dan downline lebih disebabkan karena alasan saling percaya dan saling menjaga. Karena kita memberi kepercayaan tinggi kepada downline maka mereka bisa berhasil.

Bisakah anda membayangkan betapa menderitanya seorang leader jika seluruh grupnya memiliki pemahaman bahwa grupnya adalah seorang yang istimewa, maka anda harus bertanggung jawab untuk mensukseskan saya ?

Kita membantu tim adalah karena suka rela dan sebagai pilihan, bukan keharusan.

Sebelum anda bergabung di Allianz anda adalah seorang yang memiliki kebebasan memilih dan menentukan langkah. Tidak ada satupun orang yang bisa merantai kebebasan anda dan memaksa untuk harus membantu downlinenya jika anda tidak menginginkan.

7. DOWNLINE BEKERJA UNTUK ANDA

Ini bentuk yang sama-sama ekstrim dengan point diatas. Karena anda adalah seorang yang berhasil, maka downline diperlakukan seperti layaknya obyek benda.

Mereka harus melayani anda, jika tidak maka panjang urusannya.

Hukum emas dalam bisnis jaringan mengatakan : Perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan. Jangan menyakiti orang lain jika anda tidak ingin disakiti.

Memperlakukan downline sebagai obyek yang harus melayani anda, akan mencederai hubungan anda dalam jangka panjang dan jangka pendek.

Bisnis jaringan adalah tentang Duplikasi.

Jika yang anda lakukan bagus, mungkin akan ditiru 50% dan sebaliknya jika hal buruk yang anda lakukan akan diduplikasi 200% tanpa anda menyadarinya.

8. SUPPORT SYSTEM SUMBER KESUKSESAN

Saya secara pribadi akan merasa bersyukur jika tim saya memahami bahwa support system penting bagi keberhasilan mereka. Tetapi mengandalkan 100 persen support system justru akan membuat anda gagal.

Keberadaan support system Univision bersifat memberi dukungan anda, setidaknya 25% sedangkan peran sisanya harus anda ambil.

Kebanyakan para agen pemula, menyerahkan segalanya kepada pertemuan dan berharap dengan pertemuan yang dikemas dengan bagus dan profesional akan membuat prospeknya join. Faktanya, masih saja ada yang tidak bergabung. Mengapa ? Karena mereka percaya dengan Allianz, percaya dengan leader yang berhasil dan percaya bahwa pertemuan sangat membantu perkembangan kepribadian seorang agen. Tetapi, masalahnya mereka tidak percaya dengan diri anda. Tidak yakin dengan kredibiltas dan komitmen anda untuk mensponsori mereka.

Jika anda ingin memiliki tim yang besar, maka anda membutuhkan kelebaran atau frontline yang banyak. Mengapa saya tidak berhasil mensponsori satu orang pun  ? Mungkin saja anda lupa prinsip sponsorisasi agen.

Prinsip mensponsori orang baru adalah anda mensponsori pemikirannya, bukan mensponsori uangnya atau fisiknya.

Selama anda belum berhasil mengenali cara berfikirnya, kesalahan dalam memahami bisnis ini, maka selama itu pula mereka akan bertahan dengan posisinya sebagai prospek.

Merubah pemikiran seseorang akan merubah perilakunya. Merubah perilakunya akan memperbaiki kualitas kebiasaaanya. Kebiasaan yang dilakukan secara berulang ulang akan membuat siapapun meraih kesuksesan. Dan Nasib baik dan keajaiban hanya akan diberikan kepada siapa saja yang memiliki kebiasaaan sebagai orang sukses.

Miliki kebiasaannya dahulu, maka nasib anda akan mengikut.

Tentukan arahnya dahulu, maka caranya akan anda temukan. Sesulit apapun masalah anda.

9. DOWNLINE LEBIH PENTING DARIPADA UPLINE

Jika anda ditelepon oleh prospek anda bahwa dia akan membeli polis asuransi kepada anda dengan premi 10 juta sebulan atau 50 juta sebulan, bagaimana perasaan anda ? Senang ?

Kemudian, prospek anda meminta anda untuk datang ke rumahnya pada jam 07.00 tepat. Apakah anda akan hadir tepat waktu ? tentu saja.

Setelah jam ditunggu dirumahnya ternyata, prospek anda mengatakan bahwa pesawat nya delay sehingga jadwal kedatangannya tertunda dua jam. Prospek anda meminta anda untuk menunggu di rumahnya. Apakah anda tunggu ? Bisa jadi anda akan melakukannya dengan suka hati, betul demikian ?

Setelah ditunggu 3 jam datangnya prospek dan melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk menjadi nasabah.

Berapa total waktu yang anda butuhkan dalam satu hari itu ? 4 jam kira-kira. Dan anda bersedia melakukannya, demi keberhasilan.

Sekarang, jika mentor anda meminta anda untuk datang ke pertemuan atau melakukan konsultasi di rumahnya pada jam 10 pagi apakah anda akan melakukannya ? Semoga saja. Meskipun rumah mentor anda jaraknya 20 km dari rumah anda, apakah anda akan melakukannya ? Bersediakah anda menunggunya hingga 4 jam seperti contoh di atas ?

Kadangkala kita memperlakukan prospek atau downline lebih penting daripada upline. Padahal mentor anda lah yang bersedia melatih dan mendampingi anda untuk memiliki income hingga puluhan bahwa ratusan juta setiap bulannya. Tetapi masih saja saya jumpai seorang agen salah paham dalam memperlakukan mentornya.

Bagaimana bisa kita berhasil jika salah menempatkan hal penting dalam bisnis ini ?

Semoga tulisan ini bisa membantu anda mulai menemukan kembali arah yang seharusnya anda jalani.

Kami akan membantu anda untuk memahami hal ini lebih dalam dalam pertemuan Core Vision 27 April 2018 mendatang, khusus bagi anda yang benar-benar serius ingin berhasil.

Guru akan datang jika muridnya siap, dan jika gurunya sudah siap maka akan datang murid terbaik dalam bisnis anda.

Sampai jumpa di Core Vision !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: