Mana yang penting ? Income atau Pengeluaran

INCOME VS PENGELUARAN

Sepenting apakah Income Bagi anda?

Setiap dari anda tentu memiliki pengeluaran bukan ? Ataukah anda tergolong manusia tanpa pengeluaran? Tentu tidak ada. Jika anda tidak memiliki pengeluaran maka tentu pihak lain yang akan mengambil alih atas hal itu. Artinya kebutuhan hidup anda sedang ditopang oleh pihak lain. Itupun jika ada.

Cara mengukurnya mudah, coba saja hari ini anda pinjam uang Rp 10 juta dengan masa pengembalian 10 tahun. Berapa banyak orang yang bersedia langsung transfer ke rekening anda tanpa tanya ini itu atau mengomeli anda ?

Semakin besar income tentu akan semakin besar kemampuan kita menangani pengeluaran. Bahkan salah satu mitos yang dipahami oleh masyarakat adalah semakin besar incomenya semakin kaya orang itu. Padahal pemahaman ini bisa jadi kurang tepat sasaran.

Mengapa ?

Karena kita adalah makhluk social. Untuk apa memiliki income besar jika tidak bermanfaat bagi orang lain, alis pelit bin pait ?

Ukuran kekayaan menurut saya adalah dari sebanyak apa anda mampu memberi. Semakin besar dan semakin lama anda mampu memberi maka anda adalah orang kaya.

Mana yang lebih modern menurut anda :

  • Punya Income Bisa memberi
  • Tidak punya income bisa memberi
  • Tidak punya income tidak bisa memberi
  • Punya Income Tidak bisa memberi

level kepemimpinan

Tidak punya Income bagaimana mungkin bisa memberi ? Bagaimana caranya ?

Karena income aktifnya telah dirubah menjadi income pasif berupa aset. Aset bisa bermacam ragam bentuk, bisa yang nyata bisa pula tidak nyata.

Contoh aset tidak nyata :

Anda memiliki hak atas lalu lintas jalur transportasi, seperti jalur penerbangan dan distribusi barang. Setiap yang lewat wajib bayar.

Karena budi baik dan karya anda di masa silam, memperoleh royalti dari setiap pembelian barang atau jasa.

Menurut Anda seberapa penting pengeluaran untuk saat ini?

Silakan anda check ulang, adakah diantara anda yang memiliki pengeluaran seperti di bawah ini ? Katakan iya dalam hati jika anda selalu mengalaminya :

  • Biaya pendidikan anak
  • Membayar aset anda dengan cara kredit, seperti : rumah, kendaraan, tanah, gadget laptop, handphone dan sejenisnya
  • Operasional bulanan rumah tangga : konsumsi, listrik, pulsa, internet, tv kabel, gaji pembantu atau petugas keamanan
  • Pinjaman bank atau kartu mredit
  • Biaya pengobatan
  • Membantu keluarga, orang tua, anak, saudara atau sumbangan sosial
  • Life style, berlibur, nonton, jalan-jalan
  • Biaya tidak terduga
  • Investasi berupa saham, atau emas
  • Operasional bisnis

MANA YANG BISA DIKURANGI ATAU DIHAPUS ?

Pertanyaan penting : adakah diantara kelompok pengeluaran di atas yang dapat anda kurangi? Sampai seberapa persen anda bisa menguranginya ? Ataukah menghapus sama sekali ?

Bagaimana cara dapat memenuhi kebutuhan pengeluaran di atas? Salah satunya adalah dengan income yang anda miliki saat ini.

Berarti Seberapa penting income anda saat ini dan nanti ?

Jika saat ini anda tak lagi memiliki income, dapatkah anda mengelola pengeluaran anda? Atau kemampuan anda memiliki income waktunya tidak dapat diprediksi untuk berapa lama, dapatkah pengeluaran bisa berhenti atau STOP saat anda tidak lagi memiliki penghasilan ?

Jika income anda mengalami penurunan 10% masihkah anda dapat mengelola pengeluaran anda? Manakah yang dapat anda kurangi?

Pertanyaan kedua, jika penurunan pendapatan anda mencapai 90% ( karena alasan usaha anda bangkrut, dicopet, anda diturunkan jabatan di kantor, atau alasan lainnya) sehingga tersisa 10% yang bisa anda bawa pulang, kira-kira pengeluaran manakah yang masih pertahankan dan pengeluaran manakah yang dapat anda hindari?

Sekarang, Mana yang lebih penting pengeluaran atau income anda?

Mungkin ada yang berfikir yang lebih penting adalah aset. Dapatkah anda memiliki aset jika sebelumnya anda tidak memiliki income ? Mungkin saja bisa, tetapi faktanya terlalu banyak orang di sekeliling kita memiliki keterbatasan untuk mengembangkan cara berfikir dan cara bekerjanya. Mereka hanya berhenti pada satu tahap saja. Dapat income hari ini untuk makan hari ini maksimal sampai bulan ini.

Sangat jarang saya jumpai, mereka bekerja saat ini untuk bisa dinikmati hingga masa tuanya bahkan pada saat dirinya sudah tidak lagi ada.

FAKTA MENGERIKAN

Ini yang saya fahami. Bahwa setiap dari kita, termasuk anda masih mampu mengatasi pengeluaran rutin karena kondisi tubuh kita masih sehat bukan?

2-bcaa_tmi_jewellerybox

Jika anda sakit selama 1-7 hari mungkin anda masih mampu mencari jalan keluarnya.

Pernahkah anda membayangkan bagaimana kondisi anda seandainya anda sakit, sehingga income anda berhenti total untuk jangka waktu 1 – 2 tahun atau lebih panjang lagi? Bahkan sampai permanen ?

Jika anda sakit untuk kurun waktu yang panjang, sedangkan pasangan anda tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk menciptakan penghasilan, apa yang akan anda lakukan?

Nangis bareng ?

Robert T Kyosaki dalam bukunya menulis, batas ukuran kekayaan anda adalah diukur dari seberapa lama anda tidak bekerja.

buku cashflow

anda bisa membelinya di toko buku gramedia

Setelah bulan libur lebaran cobalah anda tambahi masa liburan anda, tidak bekerja selama satu bulan. Apa yang akan terjadi dengan income anda ?

Jika anda harus bekerja untuk mendapatkan income sebulan, artinya anda hanya kaya sebulan.

Jika tanpa bekerja anda bisa mencukupi pengeluaran anda selama dua tahun, maka anda orang kaya dua tahun.

KAYA TANPA BEKERJA

Bagaimana caranya bisa tetap menikmati kekayaan meski tanpa bekerja ?

Pertama, anda perlu memastikan memiliki warisan dari orang tua anda saat ini. Dan pastikan warisan itu bernilai finansial. Masalahnya, dapatkah warisan itu habis ?

Kedua, anda memiliki uang dari asuransi. Tetapi jalannya yang kurang enak, bukan sakit dulu atau meninggal dulu?

Tapi jika anda tidak punya warisan dan asuransi buat anak dan istri anda, terus peran untuk memenuhi kebutuhan finansial di tangan siapa ?

Sebagian orang tua yang bijaksana akan mengatakan bahwa anaknya lah yang akan mencarinya buat ibunya atau dirinya sendiri.

Apakah anda tahu, usia kita bisa bertahan menunggu anak kita dewasa ? ataukah anda bisa memastikan bahwa anak yang sekarang masih kecil bisa hidup sepanjang usia anda ?

KELEMAHAN SANTUNAN ASURANSI

Satu-satunya kelemahan santunan dana asuransi atau warisan hanya satu bahwa keduanya bisa habis. Apalagi jika nilainya kecil.

Bagaimana caranya warisan dan dana cash asuransi anda tidak pernah habis ?

Anda tahu jawabannya ?

Jika anda tahu, mari bergabung bersama saya untuk menolong siapa saja yang memiliki cinta luar biasa kepada keluarganya.

Kami memiliki komunitas bisnis yang memiliki kepedulian kepada sesama untuk mengatasi persoalan saat ini dan nanti. Silakan bergabung melalui seminar yang kami selenggarakan Live Today 15 Juli 2018 di Surabaya. Info lebih lanjut tentang undangan dan kegiatan hubungi kami melalui inbox facebook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: