Sapari

Sapari duduk termenung lama di pojokan rombong rokok yang sudah ditinggalkan penjualnya. Sambil mengamati secarik kertas kumal yang dia temukan jatuh di bawah kotak amal masjid. Disana tertulis “Kegeraman mengantar kita memeluk dosa. Tindakan bodoh membuat kita merangkul durhaka. Sikap ego mendorong kita mendekap nista. Sesal yang terlambat, menarik kita bergelimang keperihan dan dosa.” BasemanLanjutkan membaca “Sapari”