Mengapa sebagian orang tidak meningkat kekayaannya sedangkan orang lain yang semakin kaya

Mengapa penghasilan sebagian agen asuransi tidak meningkat, cenderung tetap, dan segitu-gitu saja sedangkan yang lainnya semakin melesat?

Apa penyebabnya ?

Pertama, karena kurang memahami cara mengelola keuangan.

Dalam urusan keuangan kita mengenal uang masuk dan uang keluar.

Seringkali masalahnya bukan pada uang masuknya tapi justru pada perlakuan terhadap uang yang keluar.

Saya menjadi teringat dan pernah mengalami, saat itu penghasilan saya sebagai sales executive perusahaan otomotive terkemuka tahun 1994 dikisaran Rp 400.000 an sebulan. Komisi tambahan menjual satu unit mobil Rp 42.500 ! .

Saya kemudian pindah profesi sebagai marketing stasiun radio (1996) gaji naik menjadi Rp 900.000. Setelah krisis ekonomi dan politik 1998 pada tahun 2000 saya memulai usaha saya sendiri.

Fantastis income bulanan saya meroket hingga puluhan juta rupiah. Mulanya naik motor sudah ganti mobil, mulai bisa bepergian kemana-mana, mulai bisa nongkrong di cafe atau makan di restoran.

Dulunya, ya nasi bungkus jadi menu handalan setiap harinya.

Namun, yang lebih fantastis bagi saya, justru kehidupan saya tidak ada perubahan padahal penghasilan sudah berubah. Bahkan Saya hampir tidak punya tabungan sama sekali !

Income naik bukan jaminan aset anda bertambah.

Saya teringat buku yang saya baca karya Robert T Kyosaki bahwa tidak penting seberapa besar uang yang anda mampu hasilkan. Untuk menjadi kaya adalah diukur dari sebanyak apa uang yang bisa anda tinggal atau sisakan.

Disinilah saya mulai mengerti esensinya. Bahwa saya harus mulai mengatur satu hal penting yaitu Pengeluaran saya.

3 Jenis Pengeluaran

Ada Tiga Jenis pengeluaran :

1. Pengeluaran yang nilainya habis, bersifat konsumtif. Seperti buat bayar bunga, biaya hidup, biaya senang-senang.

Jika menginginkan bertumbuh kekayaannya, penting sekali untuk merencanakan kekayaannya dan mencanangkan gaya hidup bebas hutang.

Penting sekali untuk terus menerus mengurangi gaya hidup serba kredit. Mengapa ? Agar penghasilan kita tidak tergerus bunga.

Coba cek dan bandingkan prosentase yang harus dibayar atas bunga kredit dibandingkan dengan prosentase profit yang dapat dihasilkan dari bisnis ?

Bunganya 10% setiap bulan tapi profit bisnisnya 7%-10%. Akhirnya, hidup kita Tetap Sama saja. Tetap Miskin. Kita bekerja bukan lagi untuk diri sendiri tapi untuk menghidupi orang lain, rentenir pula.

Banyak sekali kawan kawan saya yang menjadi pelaku bisnis jaringan, hidupnya gali lubang tutup lubang. Income besar buat buat bayar hutang.

GALI LUBANG TUTUP LUBANG INCOME BESAR BUAT BAYAR HUTANG

Jadi hasilnya tidak maksimal. Hidupnya tidak tenang, dikejar oleh hantu tukang tagih atau hantu panggilan telepon yang tidak ingin kita angkat.

Tapi boleh-boleh saja memutuskan hidup dari solusi pendanaan hutang. Pilihannya kembali kepada anda.

Saya pernah memperhatikan para ibu-ibu saat kumpul acara PKK saat saya datang akan memberi presentasi tentang Solusi Memiliki Dana Cash Ratusan Juta Bergaransi.

Mereka begitu antusias di 15 menit pertama, sangat memperhatikan dan menantikan kabar gembira. Begitu mereka tahu bahwa ini asuransi, sontak suasana berubah ! Mereka langsung saling berseloroh dan komentar, yang mulanya suasana hening. Beberapa suara yang saya sempat dengar ” ealah.. njeketek asuransi tak pikir oleh utangan “. (oalah, ternyata asuransi, saya pikir dapat hutangan)

Ada juga yang ngomel-ngomel “walah mas, ngenteni loro karo mati disik kaet oleh duwek” (oalah mas, nunggu sakit dan meninggal dulu baru dapat uang) sambil melanjutkan mencatat siapa yang bayar setoran arisan

Spontan, self talk diri saya merespon “dobol emak emak iki, mangkane uripe ruwet akeh masalah wong sing diarep arep utangan”

Tapi respon itu dulu tahun 2013-2014, saat saya masih kencur di industri asuransi. Saya masih marah jika mereka tidak bersedia mendengar solusi ajaib ini . Sekarang, saya malah kasihan dengan mereka.

Memang, kebanyakan orang lebih suka menerima kesenangan sesaat meskipun menderita nanti.

Semakin kita lemah dalam mengendalikan syahwat untuk terus berhutang dan semakin rendah level pengetahuan kita tentang kecerdasan keuangan maka semakin terpuruk pula hidup kita.

2. Pengeluaran yang nilainya turun : seperti beli mobil, gadget, barang perabot rumah tangga.

Boleh-boleh saja kita memiliki hal itu, namun masalahnya adalah Fokusnya pada pengeluaran uang yang nilainya turun.

Membelinya mahal, setahun mendatang nilainya turun, saat dijual nilainya semakin merosot. Beli lagi yang baru harganya mahal, dan turun lagi.

Beberapa teman, calon nasabah yang batal ikut asuransi, para agen asuransi dan leader MLM yang saya kenal gemar membeli barang-barang seperti ini.

Jika ditawari asuransi atau menaikkan nilai premi mereka cenderung kurang berminat karena belum paham apa itu esensi proteksi.

Makanya saat incomenya besar, pengeluarannya meningkat, membeli barang konsumtif dan barang yang nilainya turun, saat ada satu saja yang sakit, semua barangnya terjual dan masih harus berhutang lagi.

Mengapa ? Karena siapa yang mau membeli dengan harga tinggi peralatan memasak, tanaman hias, meja kursi yang dibeli dengan harga mahal ? Harga jatuh meski baru saja dibeli bulan lalu.

Bukankah hidup seperti ini akan menjadi sangat melelahkan? Terus menerus bekerja cari income tambahan, pagi siang malam presentasi dimana-mana namun terasa sia-sia.

Ini kenyataan yang menyakitkan bagi saya pribadi.

Orang yang hidupnya stagnan secara finansial seperti saya dulu fokusnya hanya kepada Nomor 1 dan Nomor 2 saja.

3. Pengeluaran orang kaya, yang nilainya terus bertumbuh.

Orang-orang yang hidupnya lebih mapan, cara menjalani hidupnya lebih santai, tenang dan kreatif. Karena mereka mengeluarkan pada sesuatu yang nilai terus bertumbuh.

Berinvestasi pada pengembangan grup, membeli aset yang nilai kenaikannya tidak fluktuatif tetapi stabil, dan menerima imbalan dalam jumlah besar dimasa mendatang.

Dimana posisi asuransi ?

Tergantung tujuan finansial anda sedalam apa anda memaknai tentang proteksi income yang disediakan oleh Allianz. Sepaham apa mengenai peluang bisnis yang ditawarkan oleh Allianz bagi kemapanan finansial anda ?

Bukankah semakin besar anda memiliki penghasilan dari profesi agen asuransi dapat meningkatkan nilai premi anda hingga pada batas optimal ?

Saat anda berusia 25 tahun dengan membayar premi Rp 1.000.000 / bulan mampu memberikan garansi proteksi Rp 1 Milyar plus Rp 1 Milyar plus Auto saving pembebasan pembayaran premi hingga usia 65 tahun saat pembayar premi mengalami sakit kritis dan manfaat investasi dari unit link yang kita miliki ?

Bahkan ada yang besar menerimanya jika preminya lebih besar.

Membeli barang atau produk yang bisa meningkatkan level kesehatan tubuh anda bisa membuat anda lebih kaya.

Melibatkan rekan dan keluarga anda untuk terlibat dalam kegiatan merekrut agen baru, dapat merubah tipe penghasilan kita dari active income menjadi pasive income bahkan bisnis ersebut bisa diwariskan jika anda menjadi agen asuransi Allianz.

Mengikuti pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan mental, keahlian dan kualitas pergaulan anda adalah sebuah pengeluaran yang nilainya terus meningkat.

Coba anda hadir di pertemuan yang diselenggarakan oleh support system Univision dan buktikan hasilnya.

Klik subscribe dan klik tombol lonceng pada link youtube untuk belajar bisnis asuransi dengan support system

Apa yang anda dapatkan dari Univision ?

Anda perlu belajar bagaimana berbicara dengan orang yang baru anda kenal dengan percaya diri, bagaimana meyakinkan orang lain dan setuju dengan pendapat anda tanpa penolakan, bagaimana anda bisa memiliki ketrampilan menjelaskan presentasi yang menarik, bagaimana merekrut orang baru tanpa kehilangan hubungan pertemanan, bagaimana menjadi problem solver dan leader bagi tim baru anda meski mereka memiliki level sosial dan finansial lebih mapan, Bagaimana bisa menjual asuransi tanpa merasa dihantui perasaan malu dan takut gagal, bagaimana meningkatkan income anda 20% setiap bulan meski waktu anda terbatas, Bagaimana memiliki proteksi ratusan juta tanpa mengeluarkan keringat, Bagaimana memiliki keluarga bahagia dengan bisnis asuransi.

Dan masih banyak topik menarik lainnya yang dikupas melalui seminar pengembangan diri, kepemimpinan dan inspirasi bisnis di LIVE TODAY.

Jadwal terdekat Live Today Surabaya, hari Minggu 18 November 2018 bertempat di Dyandra Convention Hall Gramedia expo Jl Basuki Rahmat Surabaya. Investasi Rp 200.000 untuk dua orang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: