Tiga Tipe Konsultasi : Anda yang mana?

Agen asuransi seringkali belum bisa membedakan antara produktifitasnya dengan aktivitas.

Pernahkah anda mengalami orang-orang dalam grup anda nampak bekerja begitu keras namun hasilnya tidak menggembirakan bahkan cenderung nihil?

Salah satu sumbernya adalah Konsultasi yang tidak Efektif.

Bagaimana bisa jadi leader top kalau kegiatannya begitu banyak namun produktifitasnya belum nampak ?

Meski dimentori oleh upline yang telah terbukti sukses, bukan jaminan sukses jika ada penerapan yang kurang tepat saat konsultasi.

Pahamilah bahwa konsultasi bukan seperti sulapan sekali ketemu langsung berubah total.

Anda membutuhkan persistensi dan komitmen untuk melakukan hasil konsultasi.

Pola konsultasi seorang agen perlu dirubah jika menginginkan hasil yang berbeda. Tak jarang sudah konsultasi tapi memang niatnya bukan untuk dilakukan tentu saja tidak ada pengaruhnya bagi bisnis anda.

TIGA TIPE KONSULTASI
Ada 3 tipe agen konsultasi, yang 2 tidak efektif.

  1. Minta klarifikasi dan dukungan dr upline. Butuh upline menyetujui rencananya. Mengharapkan pujian dr uplinenya tp tdk siap melihat sudut pandang baru.jika bisnis lagi turun berharap Upline yg bertanggung jawab atas kejadian buruk yg telah terjadi. Upline diposisikan sbg sumber motivator.
  2. Memposisikan uplinenya menjadi pendengar yg baik. Agen mampu cerita berjam2 tentang apa yg sudah dilakukan sehingga tidak banyak yang bisa diperoleh selama sesi konsultasi. Memposisikan upline sebagai teman diskusi. Sehingga tidak terlalu dibutuhkan strategi atau pandangan baru. Bagaimana Cirinya ? jika konsultasi tidak mempersiapkan diri, tidak tahu apa yang mau dikonsultasikan, atau tidak membawa data apapun saat konsultasi.
  3. Memposisikan upline sebagai konsultan bisnisnya. Mengajukan pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya, menghadirkan data yg dibutuhkan, mencerna pandangan2 upline dengan mengajukan umpan balik yang berkualitas yang ditujukan untuk lebih memahami maksudnya bukan sekedar menjawab iya iya saja tapi jauh dari esensi berkonsultasi.

Salah satu kegiatan Konsultasi adalah bertanya tetapi konsultasi tdk semata2 bertanya.

Butuh kesungguhan untuk menginformasikan kembali progres kerja, kemajuan dan kendala.

Ingatlah, konsultasi bukanlah sebuah keharusan. Dia merupakan pilihan. Dan upline anda pun juga tidak wajib memberi konsultasi anda jika beliau tidak bersedia.

Mengapa?

Karena dalam bisnis jaringan anda memperolehnya gratis tidak bayar sesenpun.

Konsultasi adalah tentang memahami logika berfikir, memperdalam sikap mental, mempertajam skill di lapangan dan tentang peluang baru atau keadaan bisnis yang akan dihasilkan.

Bersyukurlah bagi anda yang memiliki mentor yang bersedia memberi arah dan konsultasi cuma cuma bagi anda.

Bagaimana menurut anda?

Moh Sjaiful Alam

Praktis Bisnis Jaringan lebih dari 20 tahun.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑