5 Hal yang akan hilang

5 hilangDialog ini biasa anda pertimbangkan sebagai bahan diskusi saat sesi follow up dengan prospek anda, tentang Lima Hal yang akan hilang.

“Tentu saat ini anda masih mencari income dari bekerja, bukan ? bias jadi anda memperoleh income penghasilan dari berbagai sumber. Kira-kira begitu ?

Apakah anda punya harapan atau cita-cita untuk kehilangan seluruh penghasilan anda ? Tentu tidak mungkin, kan ? Setahu saya tidak ada satu orangpun yang saya kenal bersedia untuk kehilangan sebagian apalagi seluruh incomenya yang telah diraih dengan segala macam perjuangan. Benar demikian ?

Apakah anda setuju, bahwa langkah kita sangat mempengaruhi penghasilan kita ? Setuju. Berarti jika kita melakukan kesalahan tertentu, dapatkah penghasilan kita berhenti ? Menurut anda hal apa yang dapat membuat penghasilan anda berhenti secara permanen ?

Biarkan teman anda memberikan pendapatnya.

Seandainya ada nama imaginer, katakanlah bernama Romli. Memiliki kebiasaan menyisihkan keuntungan jualan majun Rp 25 ribu sehari untuk ditabung di bank. Maka dalam setahun akan terkumpul Rp 6 juta. Romli punya target mengumpulkan uang Rp 250 juta. Butuh berapa lama ? Iya benar, 30 tahun.

Selama masa menabung, adakah kemungkinan Romli mengalami kondisi tubuh kurang sehat sehingga sakit berat ?

Biarkan teman anda memberikan pendapatnya.

Setahun kemudian, ternyata setelah dilakukan diagnose oleh dokter, Romli mengalami sakit Kanker Kronis dan membutuhkan dana sebesar Rp 250 juta tunai untuk biaya berobat. Kira-kira apa yang akan dilakukan oleh Romli ?

Kemungkinan yang dilakukan oleh Romli diantaranya :

  1. Menarik semua saldo tabungannya di Bank yang saat ini senilai Rp 6 Juta. Tetapi jelas nilainya tidaklah mencukupi. Benar demikian ? Berarti Romli Kehilangan satu hal yaitu nomor Satu Tabungannya, Benar ?
  2. Untuk menutupi kekurangannya, maka Romli akan mulai menjual sepeda motor kesayangannya, rumah tinggalnya termasuk isi perabotnya. Benar ? Berarti Romli Kehilangan satu hal lagi yang kedua yaitu Hartanya, Setuju ?
  3. Romli mulai menghubungi keluarganya, teman-teman terbaiknya, jika masih kurang akan menghubungi teman-teman pacarnya untuk meminjam uang. Berarti Romli Kehilangan satu hal lagi yang ketiga yaitu Harga Dirinya. 
  4. Yang lebih parah, perusahaannya mulai khawatir dengan keadaan kesehatan Romli sehingga dia dirumahkan untuk batas waktu tak jelas, artinya Romli Kehilangan satu hal ke empat yaitu sumber Incomenya
  5. Seiring dengan hilangnya sumber incomenya, maka Romli akan Kehilangan Impiannya untuk menikahi Kayatin, setidaknya selama dia masih sakit.

Dengan ilustrasi di atas dapatkah Bapak membayangkan kondisi Romli ?

Dapatkah kondisi ini menimpa diri anda dan diri saya ? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Tidak ada kepastian.

Menurut anda, adakah orang memiliki harapan untuk sakit ? Tentu tidak ada. Namun di jaman seperti saat ini, Rumah sakit jumlahnya tambah banyak atau tambah sedikit ? Jika tidak ada satupun yang menginginkan sakit mengapa rumah sakit terus dibuka di berbagai pelosok ? Sedangkan data yang pasti jumlah orang sakit semakin lama semakin banyak atau sedikit ? Belum lagi kondisi lingkungan kita yang kurang sehat, mencari makanan yang benar-benar higienis cenderung langka dan mahal, polusi yang semakin memenuhi paru-paru dan tubuh kita ? belum lagi resiko mengendarai kendaraan di jalan raya seperti saat ini yang semakin macet ? Sepeda motor terus dijual dalam jumlah yang besar. Gaya hidup kita yang sulit melepaskan diri dari perangkat elektronik, semuanya memancarkan gelombang dan radiasi yang tidak baik bagi kesehatan.

Apakah anda pernah mendengar penyakit berat sudah dialami oleh remaja bahkan anak-anak ? ambil contoh serangan jantung dan stroke ? Jika anda pernah menonton siaran you tube berapa banyak yang mengalami seperti itu ?

Sadarkah anda dengan kondisi di atas ?

Apakah anda saat ini sudah memiliki dana tunai nganggur 250 juta ? yang digunakan sewaktu waktu untuk berobat ? Adakah tetangga anda bersedia memberikan PINJAMAN sebesar itu dalam waktu singkat ?

Jika anda harus meminjam 250 juta, bisakah tanpa jaminan ? Jika harus membayarnya secara mengangsur berapa lama harus nyicil ? Apakah mengangsurnya harus sampai lunas ?

Ini saya ada data penting buat pelajaran kita semua :

Tunjukkan Berita di Media Massa beberapa artis yang popular dan harus menjual seluruh hartanya meskipun bukan dirinya yang sakit.

Hikmahnya mereka yang memiliki popularitas saja tidak mampu mengatasi bencana finansial karena sakit kritis, apalagi kita yang tidak pernah dikenal orang ?

Penjualan anda akan efektif jika anda memahami beberapa prinsip di bawah ini :

  1. Tetapkan niat yang benar dan tulus. Sebelum anda bertemu dan berbicara dengan rekan anda tetapkan niat untuk menolongnya. Bukan niat yang lainnya. Prospek anda dapat mengenali motiv anda sesungguhnya apakah karena tulus atau karena fulus ?
  2. Sampaikan apa yang anda ketahui dan alami dengan full heart and full power. Libatkan perasaan anda selama berbicara. Jangan malu dan jangan merasa menekan lawan bicara anda . Prospek anda tidak akan membantah selama cerita yang anda hadirkan adalah pengalamaan real anda sendiri. Jika anda tidak punya ceritanya, anda dapat meminjam cerita rekan anda untuk anda sharingkan. Pahamilah bahwa pesan yang disampaikan dengan teguh akan dianggap benar dan serius oleh orang lain. Tidak ada gunanya anda menambah dosa dengan menyajikan kabar bohong, selain mengurangi amaliah anda akan membuat anda merasa bersalah. Terlalu banyak kabar benar berkeliaran tentang resiko sakit kritis, jadi tidak perlu anda menyampaikan kabar Hoax.
  3. Miliki Teknik berkomunikasi yang baik. Perlengkapi diri anda dengan Teknik menjual tanpa merasa dipaksa. Lebih baik prospek anda yang ngotot untuk memiliki proteksi asuransi, daripada anda yang meminta bukan ?
  4. Tampillah dengan penampilan terbaik anda. Bukan berarti anda menceritakan persoalan sakit anda harus berpenampilan awut-awutan seperti orang yang habis diopname. Gunakan pakaian yang rapi , anggun, menawan. dan tubuh anda tidak berbau busuk atau apek. Saya pernah terganggu dengan sales yang menjual barang dengan bau mulut yang menyengat. Saya hampir muntah dengan penjelasannya. Untungnya tidak lama.
  5. Miliki sikap mental yang baik dan positif. Apapun respon prospek anda, semuanya bukan karena anda. Penolokan prospek tentang proteksi hebat yang anda hadirkan sesungguhnya mencerminkan level cara berfikirnya. Jika dia menolak , dia menolak dirinya sendiri. Percaya dengan saya !
  6. Seburuk apapun penjelasan anda jika anda lakukan berulang kali itu lebih baik daripada penjelasannya bagus namun hanya satu kali saja. Benar kata Legenda Beladiri Bruce Lee : Saya tidak takut dengan seseorang yang memiliki 1000 jurus kecuali dengan satu orang yang memiliki satu jurus saja namun mengulangnya selama 1000 kali .
  7. Berdoa dan bersyukurlah kepada Tuhan, sebelum dan sesudah anda berbicara dengan teman anda.

Selamat Berbicara

17 Desember 2018

Ngopi Yuk, ben ga koyok budeng !

Yang Penuh Sayang

Moh Sjaiful Alam

Pecinta Kopi Rentengan

 

 

 

Blog di WordPress.com.

Atas ↑