Impian Jadi Kenyataan

universal studio 1Akhirnya salah satu impian menjadi kenyataan

Sejak saya mengenal industry network marketing saya seringkali memimpikan memperoleh free trip ke negara Amerika Serikat.

premiere 1premiere 2premiere 3

Saya tidak tahu mengapa saya begitu menyukainya, padahal menurut informasi teman saya yang bekerja di sana. Amerika tidak lebih indah dibandingkan pemandangan di Indonesia tanah air tercinta kita.

Tapi ya begitulah namanya impian, tidak harus punya alasan yang logis.

Saya bersyukur meraihnya melalui Allianz setelah melalui perjalanan Panjang.

Meski pada akhirnya kesempatan free trip tersebut tidak saya ambil, karena pasangan saya begitu menginginkan perjalanan Free Trip destinasi lainnya : Korea Selatan dengan bepergian berdua tapi saya sudah berhasil mengalahkan ketakutan dan keraguan saya sendiri.

Mungkin karena istri saya begitu terpengaruh oleh drama Korea sehingga dia tergila-gila setiap hari nonton film drama korea melalui handphone. Saya tidak tahu apa yang dipikirannya tetapi saya melihat dia begitu suka dengan negara Korea. Seringkali dia tertawa terpingkal pingkal sendiri saat menemani saya saat menulis atau membaca buku.

Bagi saya bisa membuat pasangan begitu bergembira, meloncat loncat kegirangan seperti anak kecil yang dapat hadiah mainan, memeluk saya dan mengucapkan terima kasih karena berkesempatan jalan-jalan ke Korea Selatan adalah sebuah kepuasan tersendiri.

champion 1champion 2

Inti persoalannya bukan dimana mau pergi tetapi bisakah saya ke sana ? Dan hari ini saya bersyukur untuk kesekian kalinya bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini. Anda pun juga demikian.

Banyak orang bisa pergi ke Amerika, namun kalau GRATIS apa boleh buat ?

Terima kasih Allianz, Terima kasih Univision dan terima kasih untuk mentor saya bapak Zainur Rofiq as Jenik sebagai mentor saya yang tidak pernah berhenti memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada kami berdua bahwa sukses besar di bidang apapun termasuk Allianz dapat kami capai jika mau membayar harganya.

Special thanks buat abah saya yang sejak awal kami memulai usaha saat kondisi ekonomi kami jatuh selalu percaya bahwa kami bisa. Abah saya mengatakan bahwa “Kamu menjadi orang besar nanti dan abah selalu mendoakanmu. Selama abah masih hidup ingin melihatmu berhasil nak”.

Kata-kata abah kandung saya bukan hanya isapan jempol, seringkali saya sholat Bersama beliau dan dengan doanya melalui ucapan yang lembut kepada Allah SWT di atas sajadah kumalnya saya mendengar sayup sayup beliau menyebut nama saya agar saya menjadi anak yang sholeh dan berhasil dalam usahanya.

Kalimat doa itulah yang menyemangati saya hingga saat ini dan nanti.

Bahkan di saat kondisi ekonomi saya sedang kritis pun doa itu tidak pernah berhenti terucap setiap sholat.

Bahagia saya tidak bisa dilukiskan dan diungkapkan dengan kata-kata, betapa luar biasanya hidup kami bersama keluarga yang begitu penuh cinta.

Love You All,

Moh Sjaiful Alam

Mantan Langganan Debt Collector tahun 2000 sampai 2013

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: