Bonusmu berapa sih?

Nih lihat Bonus teman kita. .. Lihat berapa incomenya? Ini lagi, lihat bonusnya lebih besar bukan? Bayangkan dalam waktu sekian bulan sudah bisa capai bonus EM EM an..

Ayo pak join.. ! Masa tidak ingin dapat bonus sebesar ini? Daripada ikut bisnis asuransi palingan dapatnya gak seberapa, ini loh pak Besar.

Demikian Cerita teman MLM saya melalui sambungan video call. Sambil saya memandang tubuhnya yang dibalut kaos putih ketat.

Nih lihat Bonus teman kita. .. Lihat berapa incomenya? Ini lagi, lihat bonusnya lebih besar bukan? Bayangkan dalam waktu sekian bulan sudah bisa capai bonus EM EM an..

Ayo pak join.. ! Masa tidak ingin dapat bonus sebesar ini? Daripada ikut bisnis asuransi palingan dapatnya gak seberapa, ini loh pak Besar.

Demikian Cerita teman MLM saya melalui sambungan video call. Sambil saya memandang tubuhnya yang dibalut kaos putih ketat.

Menunjukkan kesuksesan seseorang dari penghasilan bagi sebagian orang bagus tapi tidak bagi sebagian orang yang lain. Jadi mohon bijak dalam berbagi. Pastikan anda share pada seseorang yang siap jadi excel saja.

Kalau untuk bergabung sebagai agen saja, anda harus terlebih dahulu tunjukkan income besar (ratusan juta) maka anda akan kehabisan peluru.
Perlu alasan yang masuk akal mengapa agrn baru perlu bergabung di bisnis Allianz.

Masih banyak data yang bisa ditunjukkan untuk meyakinkan agen yang sedang lesu agar bisa semangat lagi : mulai dari evaluasi pencapaian sebelumnya, mana yang perlu ditingkatkan dan mana yang perlu diperbaiki. Semakin anda peduli dengan proses mental, skill dan aktivitas seseorang semakin termotivasi unjuk kerjanya.

Data lain adalah nilai nilai kebijaksanaan. Manusia adalah mahluk yang mendambakan kesempurnaan. Dengan anda mengajak mereka mendengarkan epro univision mereka akan belajar pentingnya mengembangkan diri mereka pada level yang lebih tinggi. Mereka dapat belajar perspektif yang lebih luas tentang bisnis asuransi dan manusia yang berada di dalamnya.

Saya sering tergerak oleh kalimat ” yang sangat dalam” yang dilontarkan oleh para leader, penulis buku atau tokoh panutan yang saya hormati.

Dalam bisnis jaringan mengenal sistem edifikasi no crossline lining.
Edifikasi terkuat harus kepada direct sponsornya. Setelah itu kepada BP nya. Jangan dilakukan sebaliknya.

Menceritakan betapa besar bonus seseorang yang bukan bonusnya sendiri terasa kurang efektif jika tujuannya untuk membuktikan bahwa anda cukup Mumpuni. Tetapi anehnya menunjukkan bonus anda sendiri bukan membuat prospek anda bersemangat. Seringkali mereka berfikir bahwa dirinya terlalu lemah, belum memiliki kemampuan dan segudang alasan mengapa pencapaiannya tidak sehebat anda.
Perlu hati-hati dalam mengelola informasi yang berkaitan dengan bonus penghasilan.

Di bisnis MLM cerita bonus uplunenya yang tinggi bahkan selangit sudah menjadi hal lazim. Meski beberapa oknum mempublish “Bonus Yang Pernah Dicapai” bukan bonus yang selalu diterima.
Beberapa orang malah antipati dan muak dengan hal seperti ini.
Serendah itukah diri kita yang mau digerakkan semata mata oleh penghasilan?
Bukankah penghasilan adalah akibat apa yang kita lakukan ?
Belum pernah saya melihat ada sebuah sistem marketing plan MLM atau asuransi managing yang duduk diam saja tak berkeringat dapat bonus besar.
Menunjukkan bonus besar hingga milayaran tidak berarti perusahaannya pasti besar.
Itu hanyalah informasi bahwa leadernya memang bekerja pintar.
Jika anda melakukan edifikasi bahwa bonus orang lain buesar, kadang kala tim direct kita mengajukan pertanyaan lugu ” Lalu Bonus Bapak mengapa tidak sebesar dia? ”

Salah menjawab akan merugikan diri anda sendiri.
Tidak semua leader cukup sportif untuk mengakui bahwa kinerjanya belum secerdas crossline nya.
Kalau memberikan alasan mengapa bonus kita belum sebesar crossline, tetap saja Faktanya tidak berubah.
Karena seseorang akan lebih percaya jika digerakkan oleh fakta dan bukti bukan janji.

Boleh tidak cerita penghasilan orang lain? Tentu saja boleh.
Tapi pahamilah bahwa hal itu seperti pedang bermata dua.

Dampak Kurang Menguntungkan jika orang lain lebih berhasil.
Crosslining dimulai dari hati. Jangan membandingkan diri anda dengan kesuksesan atau kegagalan orang lain. Ukur diri anda dari impian anda sendiri. Anda mau kemana. Apa yg sudah anda lakukan dan dicapai.
Dan yang terpenting : lakukan dengan benar dan konsultasikan apa yang telah anda lakukan.

Uniknya karakter manusia
Jika anda membaca buku personality plus karya florence littauer ( banyak dijual di toko buku)
Ada empat warna kepribadian : Koleric, Plegmatis, Melankolis dan Sanguinis

Bagi prospek tipe koleric pencapaian seseorang dapat memotivasi karena secara alami si koleric kuat adalah seorang petarung dan suka dengan persaingan. Bagi si plegmatis damai tidak berpengaruh sama sekali. Justru akan menjauhi anda karena si plegmatis damai fokus pada hubungan, pertemanan dan hidup nyaman. Mereka anggap orang lain bukan obyek persaingan tetapi sebuah respek. Jadi uang bs membuat mereka menjauh.

Bagi si melankolis sempurna, kesuksesan orang lain membuatnya terus menganalisis mengapa dia sukses, apa faktor pendukungnya, bagaimana cara kerjanya, siapa yang diajak. Kemampuan analisa di melankolis sempurna kadang jadi analisa mengapa dirinya tdk bs seberhasil orang lain karena 100 hasil analisa. banyak analisa bukan solusi saat ini selain bertindak, masuk di laga peperangan menghadapi prospek tanpa menundanya.

Si sanguinis populer suka dengan banyak kerumunan. Dia akan lakukan apapun karena panggung dan sorot lampu serta tepuk tangan meriah adalah dunianya. Jalan2 dan bersenang2 bersama teman adalah impiannya. Terhadap sukses? Selama bukan wajah dirinya atau terkait dengan dirinya akan membuat lampu sorot panggung beralih pd star yang lain. Ini tidak nyaman bagi sang sanguinis koleric. Dia bs kehabisan popularitas. Padahal sejatinya alangkah lagi panggung sudah menantinya setelah mengikuti apa yang disarankan mentornya.

Mohon rekan rekan bisa memahami satu hal ini : Meski kita dorong teman teman univision dan saya pribadi berjuang untuk menjadi MDiT bukan berarti bonusnya yg kita blowup.

MDiT adalah prestasi dengan segudang perjuangan dan berisi ratusan grup unit. Jadi yg kita angkat atas level mdit adalah komponen vital sign dan karakter kepemimpinannya.

Saya percaya setiap orang mendambakan kesuksesan finansial. Disinilah kita memberikan edukasinya bahwa jika ada tujuan pasti ada strateginya. Dan hal itu butuh kerja keras.

Apa kerja keras kita?
Membangun bisnis berbasis struktur vital sign dan mengembangkan mental sebagai leader adalah 2 bentuk kerja keras kita.

Salam MDiT

Moh Sjaiful Alam
Penggemar kopi rentengan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: