Asuransi bukan pilihan

Pilihan yang tidak tepat bisa menjerumuskan. Apalagi jika seandainya anda tahu ujung dari kisah anda. Masalahnya kita tak pernah tahu selain Tuhan Yang Maha Segalanya.
Kewajiban tidak mengenal pilihan. Jika anda menolak bayar premi maka pasti andalah yang bayar klaimnya, begitu pula sebaliknya.

Perusahaan raksasa jual obat panu langsung kepada konsumen

Obat panu, kadas, kutil saja dijual oleh Official Factory nya sehingga konsumen tidak lagi perlu ke apotik. Vitamin dan obat ringan lainnya sudah diambil alih oleh BISNIS STARTUP berbasis online. Konsumen bisa langsung terhubung dengan siapapun dengan cepat dan mudah.
Mengapa anda yang masih menggunakan pemasaran cara tradisional belum juga kuatir? Bisnis hebat bos anda saat ini bisa jadi punah jika anda tidak mempersiapkan usaha sendiri.
Saya dorong anda mencari bisnis sendiri dengan modal super kecil, bebas bangkrut, hasilnya besar dan menyenangkan. Silakan inbox saya.
Saya tidak mengajak anda untuk menjual polis asuransi sales asuransi door to door.

Saya sudah pakai BPJS dan punya asuransi kesehatan.

“Saya sudah pakai BPJS mbk…Saya sudah dapat askes dari kantor, aku juga sudah punya asuransi kesehatan. ”

Wah bagus dong yah pak, saya juga pakai BPJS😀 Wah kantornya keren yaa 😀

Apalagi katanya skg BPJS sudah meningkatkan pelayanan nya seiring dengan membludaknya masyarakat yg pakai BPJS.

Saya sharing sedikit boleh ya…

BPJS atau asuransi rawat inap dari ktr, tmasuk kedalam asuransi kesehatan, yg apabila kita terdiagnosa penyakit, BPJS akan membayar seluruh tagihan rumah sakit.

Tanpa kita sadari, faktanya ketika kita terkena sakit bahkan sampai tidak bisa bekerja lagi, ada biaya non medis yg harus kita keluarkan. Benar atau benar?

Apa saja biaya non medisnya?

1. Bila pencari nafkah sakit, istri dan keluarga harus ikut menemani dan butuh akomodasi selama pengobatan.
2. Pengobatan alternatif/nutrisi tidak ditanggung BPJS alias tanggung biaya sendiri.
3. Ingin berobat ke Luar Negeri, pakai biaya sendiri.
4. Pekerjaan suami (pencari nafkah utama) atau istri akan terancam stop
5. Pekerjaan stop = income pun akan terancam stop.

Tapi, ada yg tidak pernah stop. Yaitu biaya hidup.
Biaya hidup orang sakit jauh lebih besarrr, dibanding orang sehat.
Benar atau benar?

Dari kacamata saya, asuransi bukanlah menghitung nilai berapa jiwa kita, berapa harga resiko kita.
Tapi, menyisihkan berapa persen dari income untuk keluarga bilamana terjadi sesuatu beban finansial yg besar akan terasa ringan.

Asuransi bukan untuk anda. Tapi, untuk orang yg anda cintai.

Di tulisan ini kami tidak menjual asuransi, tapi kami hanya ingin sedikit lebih mengedukasi dari ilmu yang saya dapat di kantor, dr training, pelatihan, baca buku, sharing2 sama senior-mentor dan saya rasa perlu di share kpd teman2 semua,

Jika merasa bingung atau sudah mengerti silahkan inbox saya.

I’m Allianz Syariah

Daripada bayar asuransi lebih baik buat anak yatim

Ada yang bersikukuh dengan mengatakan: “Daripada uang preminya dibayar buat Asuransi lebih baik uangnya buat anak yatim, dengan begitu akan terhindar dari musibah sakit.”

Mereka yg mengatakan hal itu karena memang belum memahami konsep Asuransi Syari’ah itu seperti apa?

Konsep Asuransi Syari’ah adalah dalam rangka membantu anak yatim, janda, dan mereka yg terkena musibah. Uang kontribusi yg setiap bulan nasabah bayarkan itu memang buat anak yatim.

Ketika ada orang yg meninggal dunia, dan ia punya anak dan istri, anaknya tentu menjadi yatim, dan istrinya menjadi janda, kemudian anak yatim ini mendapat santunan asuransi, dari mana uang santunan itu? ya dari dana tabarru’ dan tolong menolong itu yg dikumpulkan oleh peserta ke perusahaan asuransi syariah, artinya setiap bulan berapa banyak anak yatim yg sudah ditolong oleh mereka yg ikut asuransi syariah.

Justru dgn program asuransi inilah seseorang yg ikut asuransi sudah menolong anak yatim dengan rutin, setiap bulan bahkan selama ia menjadi peserta, bukan hanya anak yatim tapi juga janda, orang yg kena musibah sakit dan kecelakaan, seperti itulah konsep Asuransi Syari’ah.

Sekarang kita balik bertanya ke dia, apakah dengan tidak ikut asuransi dia bisa secara konsisten dan rutin setiap bulan membantu anak yatim? Membantu orang yg kena musibah, membantu janda?
Saya kok nggak yakin ya..

Jika memang alasannya adalah uangnya lebih baik buat anak yatim, ya di Asuransi Syari’ah lah anda bisa secara konsisten membantu banyak anak-anak yatim…

Yang mau sharing ttg asuransi syariah bisa inbox terlebih dahulu..

Blog di WordPress.com.

Atas ↑